Cilegon – kabarbahri.co.id Salah satu Puskesmas di Kota Cilegon dikritik karena terlihat jalan-jalan saat pasca bencana banjir yang melanda di beberapa titik wilayah di kota tersebut, Bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu telah menyebabkan ± puluhan rumah terendam dan beberapa warga harus mengungsi.
Warga setempat sangat mengecewakan dengan tindakan oknum Puskesmas yang terlihat jalan-jalan saat warga masih berjuang menghadapi dampak banjir. “Kami sangat membutuhkan bantuan, tapi oknum Puskesmas malah jalan-jalan. Ini sangat tidak pantas,” Ujar salah satu warga.
Mirisnya para oknum pegawai puskesmas citangkil curi start dini hari pukul 02:00 wib di terminal seruni pada kamis, 09/01/2026 Serta melanggar izin cuti, Harusnya kepala puskesmas citangkil bisa lihat situasi kondisi di kota cilegon yang sedang kena bencana banjir bukan malah jalan jalan,”Kata salah satu orang warga.
Saat awak media mencoba mengkonfirmasi kepada kapus (Kepala Puskesmas) Citangkil 1 Dr.isnayanti, Isna hanya menjawab”Beberapa karyawan kunjungan kerja pak”Pungkasnya.
Padahal jelas bukan beberapa karyawan tapi sekelompok orang yang membawa sanak keluarga, Isna pun menambahkan bahwa ke bali itu kaji banding.
Saat awak media coba mencoba konfirmasi ke pihak dinas kesehatan, Dinas kesehatan sendiri tidak mengetahui ada nya kaji banding ke bali dan tidak mengizinkan , Kop surat nya aja itu hanya dari puskesmas bukan dinkes dan melanggar izin cuti juga.
Dinas Kesehatan Kota Cilegon telah meminta klarifikasi dari Puskesmas terkait dan berjanji akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada oknum yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
Puskesmas sebagai instansi kesehatan memiliki peran penting dalam penanganan bencana, termasuk menyediakan fasilitas kesehatan, ambulance, dan tenaga kesehatan untuk membantu korban banjir. Kami berharap Puskesmas dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membantu warga yang terkena dampak banjir.
Hingga berita ini tayang belum ada keterangan resmi dari dinkes cilegon dan puskesmas citangkil, Kini publik menanti tindakan tegas dinas kesehatan kota cilegon terhadap oknum oknum ini.
(Kaperwil Banten)











