Kab. Tangerang,kabarbahri.id –
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten yang diperingati pada Minggu (4/10/2026) menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang Benar-benar dirasakan Masyarakat.
Ketua DPD Kabupaten Tangerang LSM GIAS, M. Nata Darmawan, HM, turut menyampaikan pesan dan harapan agar perjalanan Provinsi Banten ke depan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa besar kebijakan Pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.
Menurutnya, slogan “Banten Bergerak, Maju Berdampak” harus diwujudkan dalam bentuk nyata, bukan sekadar menjadi slogan seremonial.
Banten Jangan Hanya Maju di Atas Kertas
M. Nata Darmawan menegaskan bahwa kemajuan Banten harus dapat dirasakan secara langsung oleh Masyarakat di berbagai Wilayah, termasuk Kabupaten Tangerang.
“Di usia ke-26 Tahun ini, kita ingin melihat Banten bukan hanya maju secara pembangunan, tetapi juga maju dalam pelayanan publik, ekonomi Masyarakat, Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta penegakan tata kelola Pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujar M. Nata Darmawan dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi sebelum publikasi.
Ia menilai Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pembangunan yang berkualitas dan pelayanan publik yang semakin baik.
Karena itu, seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Daerah, Legislatif, Aparat penegak Hukum, Organisasi Masyarakat, Lembaga swadaya Masyarakat, hingga Masyarakat umum, memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan Banten.
LSM GIAS Siap Kawal Kepentingan Masyarakat
Sebagai Ketua DPD Kabupaten Tangerang LSM GIAS, M. Nata Darmawan juga menyatakan pentingnya fungsi kontrol sosial terhadap jalannya Pemerintahan dan pembangunan.
Menurutnya, kritik terhadap Pemerintah bukan berarti sikap anti-Pemerintah. Kritik yang disampaikan berdasarkan data dan kepentingan masyarakat justru dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki Pemerintahan.
“Kami di LSM GIAS memiliki komitmen untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional. Kalau ada program Pemerintah yang baik dan manfaatnya Benar-benar dirasakan Masyarakat, tentu harus kita dukung. Tetapi apabila ditemukan persoalan yang berpotensi merugikan Masyarakat, tentu harus kita kritisi dan kita kawal sesuai aturan yang berlaku,” demikian draf statement M. Nata Darmawan yang perlu dikonfirmasi.
Ia berharap ruang komunikasi antara Pemerintah dan Masyarakat sipil semakin terbuka. Dengan komunikasi yang sehat, berbagai persoalan di lapangan dapat segera ditemukan solusinya.
Soroti Pembangunan yang Harus Benar-Benar Berdampak
M. Nata Darmawan juga menekankan bahwa pembangunan di Banten harus menggunakan prinsip tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan Masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya proyek atau besarnya anggaran yang terserap.
Yang jauh lebih penting adalah hasil akhirnya.
Apakah pembangunan tersebut membuka lapangan pekerjaan? Apakah meningkatkan perekonomian Masyarakat? Apakah memperbaiki akses pendidikan dan kesehatan? Apakah membuat pelayanan publik menjadi lebih cepat dan mudah? Serta apakah Masyarakat kecil Benar-benar mendapatkan manfaatnya?
“Jangan sampai pembangunan hanya terlihat megah secara fisik, tetapi dampaknya tidak dirasakan Masyarakat. Ukuran keberhasilan pembangunan harus dikembalikan kepada manfaat yang diterima Rakyat,” kata M. Nata Darmawan dalam draf pernyataan tersebut.
Kabupaten Tangerang Jadi Bagian Penting Masa Depan Banten
Sebagai salah satu Wilayah strategis di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang memiliki posisi penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Daerah.
Karena itu, menurut M. Nata Darmawan, pembangunan Kabupaten Tangerang harus berjalan beriringan dengan pembangunan Provinsi Banten.
Ia berharap persoalan Masyarakat, termasuk infrastruktur, lingkungan, pelayanan publik, kesempatan kerja, pendidikan, kesehatan, serta pemerataan pembangunan, terus menjadi perhatian Pemerintah.
“Kabupaten Tangerang tidak boleh hanya menjadi Daerah yang berkembang secara ekonomi, tetapi Masyarakatnya juga harus mendapatkan kualitas hidup yang semakin baik. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan bersama pemerataan dan keadilan sosial,” ujarnya dalam draf statement yang masih perlu dikonfirmasi.
Pesan HUT ke-26: Bersama Mengawal Banten
Pada momentum HUT ke-26 Provinsi Banten, M. Nata Darmawan mengajak seluruh elemen Masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap pembangunan Daerah.
Masyarakat, katanya, harus berani menyampaikan aspirasi, memberikan kritik konstruktif, sekaligus ikut menjaga berbagai hasil pembangunan.
“Kami mengajak seluruh Masyarakat Banten untuk bersama-sama menjaga Daerah ini. Jangan hanya menyerahkan pembangunan kepada Pemerintah. Masyarakat juga mempunyai tanggung jawab untuk mengawasi, memberikan masukan, dan ikut menciptakan suasana yang kondusif,” demikian draf pernyataan M. Nata Darmawan.
Ia juga menyampaikan harapan agar HUT ke-26 Provinsi Banten menjadi titik penting untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah dan Masyarakat.
“Banten harus terus bergerak. Banten harus maju. Tetapi yang paling penting, kemajuan itu harus berdampak langsung kepada Rakyat,” menjadi pesan utama yang dapat digunakan dalam pernyataan M. Nata Darmawan setelah dikonfirmasi.
Dengan semangat “Banten Bergerak, Maju Berdampak”, HUT ke-26 Provinsi Banten diharapkan bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan Masyarakat.
(Rusli/Andika)















