Kabarbahri.co.id – MATARAM – Penguatan integritas dan kebersamaan menjadi pesan penting dalam kegiatan tausiyah serta doa bersama yang diselenggarakan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) di Masjid Baitussalam Polda NTB, Rabu (14/10/2026). Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bagi kelancaran kepemimpinan baru Polri.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., hadir bersama Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama, serta personel dari berbagai satuan kerja. Acara tersebut menghadirkan Habib Husain Ahmad Al Hamid sebagai penceramah.
Dalam penyampaiannya, Habib Husain mengingatkan pentingnya menjadikan nilai moral dan ajaran agama sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Ia menilai terciptanya ketenteraman membutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga persaudaraan, menghormati sesama, dan tidak mudah memperbesar perbedaan.
Ia juga menyoroti posisi ulama sebagai mitra strategis dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui bimbingan keagamaan, tokoh agama dapat membantu menanamkan sikap saling menghargai sekaligus mendorong penyelesaian persoalan secara damai.
Bagi kepolisian, hubungan yang terawat dengan para ulama dan masyarakat dapat menjadi jalur untuk memahami dinamika sosial di lapangan. Komunikasi tersebut juga membuka kesempatan bagi berbagai pihak untuk bertukar pandangan ketika menghadapi persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Habib Husain mengajak seluruh unsur agar tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjaga keamanan. Ia menekankan bahwa tugas kepolisian, peran ulama, dan kepedulian masyarakat perlu saling melengkapi demi mempertahankan suasana yang rukun dan kondusif.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turut menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya. Kemitraan tersebut diharapkan terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTB.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Para peserta memohon agar pimpinan baru Polri diberikan kelancaran dalam menjalankan tanggung jawab, serta seluruh personel memperoleh kekuatan dan petunjuk untuk mengemban tugas dengan baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polda NTB merawat hubungan dengan tokoh agama melalui pendekatan yang mengedepankan silaturahmi dan nilai-nilai keagamaan. Melalui kerja sama lintas unsur tersebut, kepolisian berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga persatuan dan ketenteraman daerah.(red)














