Kabarbahri.co.id – LOMBOK TIMUR – Membangun keamanan yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan masyarakat serta komunikasi yang terbuka dengan aparat. Upaya tersebut dilakukan Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., melalui kegiatan Polisi Jumat Keliling di Masjid Nurul Sa’adah, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Jumat (23/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Cegah Hoaks dan Gangguan Kamtibmas, Kapolres Lotim Perkuat Silaturahmi dengan Warga Pringgabaya

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 12.00 Wita itu, Kapolres bersama sejumlah pejabat utama Polres Lombok Timur mengikuti salat Jumat berjemaah dengan warga setempat. Momentum tersebut sekaligus digunakan untuk menyampaikan edukasi terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dengan perhatian khusus pada maraknya informasi yang belum terjamin kebenarannya.

Masyarakat diingatkan agar tidak menjadikan setiap informasi yang muncul di media sosial sebagai sesuatu yang langsung dipercaya. Tanpa pemeriksaan yang memadai, kabar keliru dapat menyebar luas dan memicu kesalahpahaman, bahkan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, warga didorong untuk membangun budaya bermedia sosial yang bertanggung jawab. Sebelum meneruskan suatu unggahan melalui Facebook, Instagram, TikTok, maupun platform digital lainnya, pengguna perlu menelusuri sumber dan memastikan keakuratan informasi tersebut.

Upaya meminimalkan penyebaran hoaks dinilai menjadi bagian penting dari menjaga ketenteraman masyarakat. Selain itu, kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesediaan melaporkan persoalan keamanan juga diperlukan agar potensi gangguan dapat dikenali lebih awal.

Melalui program Polisi Jumat Keliling, kepolisian berusaha mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih langsung. Program Quick Wins tersebut sejalan dengan prioritas Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat, yang menekankan pentingnya kemitraan dalam mendukung keamanan dan ketertiban.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk menjalin silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.

Menurutnya, interaksi langsung memungkinkan warga menyampaikan informasi mengenai situasi di lingkungan mereka. Hal itu dapat membantu aparat memperoleh gambaran awal tentang berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian, sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan secara lebih dini.

Rusmaladi turut mengingatkan masyarakat supaya segera melaporkan apabila menemukan dugaan tindak kriminal, pelanggaran hukum, maupun indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Warga bisa menyampaikan laporan kepada Bhabinkamtibmas setempat, mendatangi kantor polisi terdekat, atau menghubungi Call Center Polri melalui nomor 110.

Kegiatan di Masjid Nurul Sa’adah tersebut turut dihadiri Kasiwas, Kasat Reskrim/KBO Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Samapta, Kasat Intelkam/KBO Sat Intelkam, dan Kasi Propam Polres Lombok Timur bersama jemaah masjid.

Rusmaladi menegaskan bahwa partisipasi publik memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian. Kesadaran melaporkan kejadian mencurigakan, menjaga kerukunan, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi merupakan bentuk kontribusi nyata masyarakat terhadap keamanan bersama.

Melalui kegiatan ini, Polres Lombok Timur berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Edukasi mengenai hoaks serta dorongan untuk aktif menjaga lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga dan membantu mempertahankan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di Kabupaten Lombok Timur.(red)

Reporter: PERWAKILAN : NTB