Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Tulang Sedunia 2026, RSUD dr. R. Soedjono Selong mengintensifkan kegiatan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap penyakit kanker tulang yang kerap terdeteksi terlambat.
Pihak rumah sakit menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami karakteristik penyakit ini. Gejala awal yang tidak khas sering membuat penderita mengabaikan kondisi yang sebenarnya memerlukan perhatian medis serius.
Melalui edukasi yang diberikan, masyarakat diajak untuk lebih peka terhadap tanda-tanda seperti nyeri pada tulang yang tidak kunjung reda, adanya pembengkakan, hingga penurunan kemampuan gerak. Pemeriksaan sejak dini disebut sebagai kunci penting dalam menentukan keberhasilan pengobatan.
Selain fokus pada penyuluhan, RSUD Selong juga terus melakukan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Penguatan fasilitas medis dan kesiapan tenaga kesehatan menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pasien.
Momentum ini diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri, khususnya kesehatan tulang. Dengan kesadaran yang semakin tinggi, diharapkan angka kasus kanker tulang dapat ditekan serta kualitas hidup pasien dapat terus ditingkatkan.(red)













