Kedatangan tim BAZNAS tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan kebenaran informasi melalui verifikasi langsung di lapangan. Setelah dilakukan pengecekan, bantuan berupa santunan tunai diberikan guna membantu kebutuhan dasar warga tersebut.
Dalam proses pendataan, terungkap bahwa penerima manfaat telah masuk dalam kategori desil dua, yakni kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang berhak memperoleh berbagai bantuan sosial dari pemerintah. Sebagian program bantuan tersebut juga diketahui telah diterima sebelumnya.
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Lombok Timur, Dr. Hamidi, M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat berdasarkan laporan masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa warga yang bersangkutan tidak menyadari bahwa dirinya menjadi perhatian publik setelah kisahnya tersebar luas di media sosial.
Penyaluran bantuan turut melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, dan pihak kecamatan setempat guna memastikan proses berjalan transparan serta tepat sasaran.
Pemerintah Desa Mamben Daya mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan BAZNAS. Mereka berharap sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat agar lebih banyak warga yang membutuhkan dapat segera mendapatkan perhatian.
Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara masyarakat dan lembaga sosial dalam merespons persoalan kemanusiaan secara cepat dan tepat.(re