Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 membawa pesan kuat tentang pentingnya menghargai kontribusi tenaga kerja di berbagai sektor. Di tengah momentum tersebut, Kepala Pasar Pancor, Rudi Wahyudi, menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis para pekerja dalam menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
May Day 2026 Jadi Pengingat, Pengelola Pasar Pancor Tekankan Pentingnya Perlindungan Pekerja

Ia menilai, pasar tradisional merupakan salah satu pusat ekonomi rakyat yang sangat bergantung pada kerja keras banyak pihak, mulai dari pedagang hingga tenaga angkut. Keberadaan mereka, menurutnya, menjadi faktor utama yang menjaga kelancaran distribusi barang dan transaksi harian masyarakat.

Dalam keterangannya, Rudi juga menyoroti perlunya membangun hubungan kerja yang sehat dan saling mendukung. Ia mengajak seluruh elemen pasar untuk memperkuat rasa kebersamaan agar tercipta suasana kerja yang kondusif serta produktif.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa isu kesejahteraan pekerja tidak boleh diabaikan. Menurutnya, jaminan keamanan kerja, perlindungan hak, serta peningkatan taraf hidup pekerja harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pengelola maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Ini saatnya kita melihat kembali bagaimana pekerja diperlakukan. Mereka adalah bagian penting dari sistem ekonomi yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Peringatan Hari Buruh tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan manusiawi, khususnya di sektor informal yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.(red)

 

Reporter: PERWAKILAN : NTB