Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi mengalihkan pemanfaatan lahan di kawasan Ekas kepada Universitas Mataram untuk mendukung pembangunan pusat riset kelautan dan fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mengembangkan potensi pesisir sekaligus meningkatkan akses kesehatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Lotim Hibahkan Lahan ke UNRAM, Ekas Disiapkan Jadi Sentra Riset Rumput Laut dan Klinik Kepulauan

Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, bersama Rektor UNRAM, Sukardi, dalam pertemuan yang juga membahas berbagai agenda pembangunan prioritas.

Dalam pertemuan itu, persoalan kesehatan menjadi fokus utama. Pemerintah daerah menilai kebutuhan tenaga medis di Lombok Timur masih belum terpenuhi secara optimal, seiring tingginya jumlah penduduk. Oleh karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi dipandang sebagai langkah penting untuk mendukung target pembangunan yang selaras dengan RPJMN dan RPJMD.

Selain itu, Bupati juga menyinggung persoalan layanan jaminan kesehatan. Sejumlah warga diketahui mengalami penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah kini tengah merumuskan solusi agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan.

Di sektor pendidikan, dukungan terhadap mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) akan ditinjau kembali. Evaluasi ini bertujuan agar program bantuan yang diberikan benar-benar efektif dalam menghasilkan tenaga medis yang bersedia kembali mengabdi di Lombok Timur.

Kawasan Ekas sendiri akan dikembangkan secara terpadu, tidak hanya sebagai pusat riset dan layanan kesehatan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi pesisir. Pembangunan fasilitas seperti SPBUN dan pabrik es direncanakan untuk mendukung aktivitas nelayan serta menjaga stabilitas harga hasil tangkapan.

Sementara itu, pihak UNRAM menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Kampus juga menekankan pentingnya dukungan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar akses pendidikan tetap terbuka.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan di Lombok Timur, khususnya dalam penguatan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kelautan.(red)

Reporter: PERWAKILAN : NTB