Pandeglang – kabarbahri.co.id Adanya pemberitaan Pemotongan Insentif telah beredar di kalangan media di Kabupaten Pandeglang oleh SPPG Sindanghayu 1 ternyata hanya kesalahpahaman saja.
Itu terjadi dikarenakan fakta dilapangan bahwa adanya pergantian jumlah relawan sesuai penurunan jumlah penerima manfaat ketika beberapa sekolah sudah diliburkan dan hal ini sesuai juknis terbaru dari BGN, Sehingga terjadi kesalahpahaman.
Setelah tim management bermusyawarah dengan relawan akhirnya menemukan titik mufakat. Pihak management SPPG Sindanghayu 1 siap bertanggung jawab karena adanya miss komunikasi dan mentrasfer ulang kekurangan Insentif tersebut, pada hari ini juga dan sudah meminta maaf kepada para relawan.
Respon cepat dari pihak korwil dan korcam untuk mengatasi permasalah ini dirasa sangat membantu terjadinya miss komunikasi ataupun kesalahfahaman yang terjadi di SPPG. Dengan menyarankan agar pentingnya penyampaian informasi awal kepada relawan, agar apabila terjadi permasalahan internal, alangkah baiknya baik staf maupun relawan untuk koordinasi terlebih dahulu kepada korcam dan korwil untuk meminta saran dan kebijakan regulasi yang berlaku saat ini. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan ataupun timbulnya keresahan masyarakat serta menjaga nama baik MBG
Adapun berita yang sudah beredar, agar semua pihak bisa bijaksana menanggapinya.
Dari pihak managemen SPPG Sindanghayu secara terbuka mengucapkan permohonan maaf atas kesalahpahaman tersebut.
(rtiryu)













