CILEGON – kabarbahri.co.id Di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang, kepedulian terhadap sesama tetap menjadi nilai luhur yang harus dijaga. Pesan itu tergambar kuat dalam kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim serta kaum dhuafa yang digelar Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Laskar Pendekar Banten Sejati (LAPBAS) Kecamatan Jombang mengusung tema “Satu Jiwa Siap Siaga”, Minggu (28/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPAC LAPBAS Jombang Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim-Dhuafa, Menghidupkan Semangat "Satu Jiwa Siap Siaga" dalam Aksi Nyata

Kegiatan yang dipusatkan di Link Sumampir Timur RT 02/RW 05, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan, kekeluargaan, dan kebersamaan. Sejak pagi, masyarakat bersama para tamu undangan memadati lokasi sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong.

Turut hadir Ketua DPAC LAPBAS Jombang Arifin, Sekretaris Jenderal Adi Purnomo beserta jajaran pengurus PAC LAPBAS Jombang, Perwakilan DPP Yatno, Perwakilan DPW H. Samani, unsur KKPMP Cilegon, tokoh ulama, tokoh masyarakat, Pembina H. Nasrudin, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan pembacaan doa sebagai ikhtiar memohon keberkahan, keselamatan, dan kemaslahatan bersama. Memasuki puncak kegiatan, panitia menyerahkan santunan kepada sekitar 50 anak yatim dan kaum dhuafa. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Antusiasme masyarakat pun begitu terasa. Warga dari berbagai kalangan hadir menyaksikan sekaligus memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat tali silaturahmi dan memperkuat semangat solidaritas di lingkungan masyarakat.

Usai penyerahan santunan, seluruh anak yatim, kaum dhuafa, jajaran pengurus, serta para tamu undangan mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol persatuan dan komitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Penasehat LAPBAS, Gunawan, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut.

“Kami sangat bangga dapat hadir di tengah masyarakat. Anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa adalah bagian dari masyarakat yang harus terus mendapat perhatian. Kami berharap ke depan semakin banyak dukungan dari pemerintah maupun para donatur agar kegiatan sosial seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Cilegon Juara sebagaimana cita-cita Pemerintah Kota Cilegon. Kami juga berharap generasi DPAC LAPBAS Jombang semakin solid, semakin bermanfaat, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Pembina M. Yani menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus, panitia, donatur, serta masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

“Keberhasilan acara ini adalah hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPAC LAPBAS Jombang, Arifin, menyampaikan penghargaan kepada seluruh donatur dan pengurus yang telah bekerja tanpa lelah demi suksesnya kegiatan sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan seluruh jajaran pengurus yang telah berkontribusi. DPAC LAPBAS Jombang akan selalu terbuka untuk bersinergi dengan masyarakat maupun pemerintah. Kami ingin terus hadir sebagai organisasi yang memberikan manfaat, khususnya bagi warga Sumampir dan masyarakat Kota Cilegon secara umum,” tegasnya.

Sebagai penutup, kegiatan dimeriahkan dengan penampilan Padepokan Silat dan pentas seni Sawah Gerong, kesenian tradisional khas Banten yang menghadirkan nuansa budaya sekaligus menjadi hiburan bagi para tamu undangan. Perpaduan kegiatan sosial, doa bersama, dan pelestarian budaya menjadi penegas bahwa nilai kemanusiaan dan warisan budaya dapat berjalan beriringan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Melalui kegiatan ini, DPAC LAPBAS Jombang menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan bukan hanya menjadi wadah berhimpun, melainkan juga memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kepedulian sosial, merawat budaya lokal, serta membangun semangat gotong royong sebagai fondasi kehidupan yang lebih berkeadaban.

(Jar)

Reporter: Jurnalis: