Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – PDAM Lombok Timur terus mendorong modernisasi sistem penyediaan air bersih dengan menjalin kolaborasi bersama perusahaan asal Jepang. Hasil dari kerja sama tersebut adalah rencana penyaluran hibah dua unit mesin pengolahan air berteknologi tinggi yang dipersiapkan untuk memperkuat kualitas pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala, Sabtu (18/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Teknologi Jepang Segera Hadir di Lombok Timur, PDAM Siapkan Sistem Pengolahan Air Canggih untuk Tingkatkan Pelayanan

Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, S.Kep, menjelaskan bahwa peluang memperoleh bantuan itu bermula dari inisiatif perusahaan daerah yang mengajukan permohonan kerja sama kepada salah satu perusahaan di Jepang. Setelah melalui proses komunikasi dan pembahasan, pihak pemberi hibah menyatakan kesediaannya mendukung pengembangan layanan air bersih di Lombok Timur.

Ia mengatakan, sebelum bantuan direalisasikan, tim dari Jepang telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat guna memastikan program tersebut sejalan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam sektor penyediaan air bersih.

Menurut Sopyan, hibah yang akan diterima memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Namun karena seluruh peralatan diberikan tanpa biaya, PDAM hanya akan memfokuskan anggaran pada kebutuhan operasional, pembangunan fasilitas pendukung, serta pemeliharaan mesin setelah mulai beroperasi.

Sebagai bagian dari persiapan, PDAM juga menaruh perhatian terhadap kesiapan sumber daya manusia. Operator yang nantinya mengelola instalasi akan memperoleh pelatihan intensif dari tenaga ahli Jepang selama kurang lebih dua bulan agar mampu menguasai seluruh sistem pengoperasian dan perawatan peralatan.

Mesin tersebut memiliki teknologi yang memungkinkan pengolahan berbagai jenis sumber air. Selain dapat memproses air laut menjadi air layak konsumsi melalui teknologi desalinasi, alat itu juga mampu meningkatkan mutu air baku yang kualitasnya masih rendah sehingga menghasilkan air dengan standar yang lebih baik untuk didistribusikan kepada pelanggan.

Dalam tahap perencanaan, terdapat dua lokasi yang dipertimbangkan sebagai tempat pembangunan instalasi. Kawasan pesisir selatan menjadi pilihan apabila teknologi dimanfaatkan untuk mengolah air laut, sedangkan jalur distribusi menuju Kecamatan Keruak diprioritaskan apabila mesin digunakan untuk meningkatkan kualitas air dari Bendungan Pandan Duri.

Wilayah Keruak dipandang sebagai salah satu kawasan yang membutuhkan peningkatan pelayanan karena kualitas air yang diterima pelanggan masih dipengaruhi oleh tingginya kandungan lumpur dan endapan pada sumber air baku.

PDAM berharap penggunaan teknologi modern tersebut mampu meningkatkan kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat sekaligus memperkuat keandalan sistem distribusi tanpa harus melakukan perubahan besar terhadap jaringan perpipaan yang telah ada.

Di samping memenuhi kebutuhan pelanggan rumah tangga, penguatan infrastruktur air bersih juga diproyeksikan menjadi pendukung utama perkembangan sektor pariwisata di kawasan selatan Lombok Timur. Menurut Sopyan, ketersediaan air menjadi salah satu aspek penting yang selalu dipertimbangkan calon investor sebelum merealisasikan pembangunan hotel maupun kawasan wisata.

Sebagai bentuk dukungan terhadap investasi, PDAM berkomitmen memberikan pelayanan penyambungan jaringan air secara cepat. Selama seluruh dokumen administrasi telah dipenuhi, layanan air ditargetkan sudah dapat dinikmati dalam waktu paling lambat tujuh hari.

Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, perusahaan daerah itu juga telah mengoperasikan kantor unit pelayanan di Sukaraja. Keberadaan unit tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan gangguan distribusi dan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan keluhan.

Apabila seluruh proses administrasi dan persiapan teknis berjalan sesuai jadwal, pembangunan instalasi pengolahan air hasil hibah dari Jepang ditargetkan dimulai pada pertengahan tahun 2027.

Melalui proyek tersebut, PDAM Lombok Timur berharap dapat menghadirkan sistem pelayanan air bersih yang lebih modern, meningkatkan kualitas air yang diterima pelanggan, sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di masa depan.(red)

Reporter: PERWAKILAN : NTB