• cilegon – kabarbahri.co.id Banjir yang melanda Kota Cilegon, terutama di wilayah Ciwandan dan sekitarnya, telah berdampak pada sekitar 60 warga. Alhamdulillah, tim dari Puskesmas Cibeber dan Puskesmas Grogol telah turun ke lapangan untuk membantu penanganan bencana ini pada sabtu, 03/01/2026.

“Kami mendapat dukungan bantuan dari Dinas Kesehatan melalui teman-teman dari Puskesmas Cibber dan juga Puskesmas Grogo. Kami dibantu dengan ambulans dan para petugasnya,” kata Dr. H. Arief Dharma Hartana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
DINKES & PUSKESMAS CIWANDAN TERJUN LANGSUNG UPAYA PENGOBATAN DAMPAK BAGI WARGA CIWANDAN

Salah satu warga di daerah Rancangkari, Karang Bolong, mengalami keluhan patah tulang atau terkilir akibat longsor dan telah dievakuasi ke RSUD Panggungrawi. Selain itu, beberapa wilayah lain masih terdampak banjir, terutama di daerah Tegalratu, dengan ketinggian air mencapai pinggang hingga paha.

“Alhamdulillah, kami telah mengunjungi warga yang terdampak dan melakukan pelayanan ke rumah. Kami juga telah mengevakuasi satu warga lansia yang menolak dievakuasi,” tambah Dr. Arief.

Dr. Arief berharap agar pemerintah dapat melakukan evaluasi untuk mengatasi bencana banjir ini. “Kami berharap agar lens-sek dapat turun ke lapangan, tidak hanya di daerah pinggir jalan saja, tapi juga ke daerah yang lebih dalam,” katanya.

Puskesmas Ciwandan sendiri telah siap membantu penanganan bencana banjir di wilayah lainnya, seperti di Citangkil dan belakang mall. “Kami dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas kompak. Kalau memang kurang tenaga, maka kita saling bantu satu sama lain,” tutup Dr. Arief.

(iruL)

Reporter: Pewarta