
Pandeglang Banten, kabarbahri.co.id / 21 Mei 2026 – Kenyamanan dan keselamatan warga di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, kembali terganggu. Luapan air yang diduga berasal dari kolam tambak udang di Kampung Cinibung, Desa Kertajaya, meluber bebas hingga membanjiri badan jalan raya dan mengganggu aktivitas warga.
Air bercampur sisa pakan dan obat budidaya itu mengalir tanpa kendali ke jalan umum, membuat pengendara resah dan khawatir akan risiko kesehatan maupun kerusakan infrastruktur.
“Kami yang setiap hari melintas di sini sangat terganggu. Air dari tambak meluap bebas ke jalan tanpa ada penanganan. Entah apa penyebabnya, yang jelas ini membahayakan,” kata seorang warga saat melintas.
Warga menduga air yang meluap bukan air biasa. Diduga kuat sudah bercampur limbah budidaya yang berpotensi mencemari tanah dan sumber air bersih di sekitar pemukiman.
“Kalau dibiarkan, ini bisa bahaya buat pengguna jalan dan lingkungan. Kami minta ada penindakan tegas. Jangan sampai demi usaha satu pihak, keselamatan banyak warga dikorbankan. Perusahaan wajib bertanggung jawab,” tegas warga lain yang enggan disebut namanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola tambak udang belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Menanggapi keluhan warga, Camat Sumur Aang Sumarna mengaku sudah mengutus Satpol-PP untuk turun langsung ke lokasi.
“Sudah saya perintahkan Satpol-PP cek ke lapangan. Nanti kita buat laporannya,” ujar Aang melalui WhatsApp.
Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti dan memastikan perusahaan mematuhi standar lingkungan hidup agar kejadian serupa tidak terulang.
—M Sutisna











