Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Upaya pemerintah memperkuat sektor perikanan nasional terus bergulir. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, yang diproyeksikan menjadi kawasan perikanan terpadu dengan fasilitas modern untuk mendukung aktivitas nelayan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto ke lokasi pembangunan KNMP. Ketiganya disambut Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat nelayan setempat.
Dalam kunjungan itu, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan kawasan pesisir tidak hanya difokuskan pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk membangun sistem ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan nelayan selama ini masih menghadapi berbagai kendala yang membuat nilai ekonomi hasil tangkapannya belum optimal. Salah satu persoalan utama adalah belum tersedianya sarana penyimpanan yang memadai sehingga ikan harus segera dijual sesaat setelah didaratkan.
Kondisi tersebut menyebabkan nelayan memiliki posisi tawar yang rendah karena bergantung pada pengepul. Menurutnya, pemerintah ingin mengubah pola tersebut dengan menghadirkan fasilitas yang memungkinkan nelayan menyimpan hasil tangkapan lebih lama sebelum dipasarkan.
Ia juga menilai pembangunan sektor kelautan harus dibarengi dengan peningkatan daya saing nelayan Indonesia agar mampu memanfaatkan potensi sumber daya laut secara maksimal.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih di Ekas akan menjadi kawasan yang mengintegrasikan berbagai layanan penunjang usaha perikanan dalam satu lokasi.
Berbagai fasilitas yang disiapkan antara lain pabrik es, gudang penyimpanan berpendingin, tempat pelelangan ikan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), bengkel kapal, kios usaha, hingga area budidaya perikanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sebanyak 40 unit kapal kepada kelompok nelayan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas penangkapan ikan di wilayah tersebut.
Menurut Trenggono, operasional kawasan KNMP ditargetkan dimulai pada Desember mendatang. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil tangkapan, menjaga mutu produk perikanan, serta memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para nelayan.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyatakan pemerintah daerah menyambut baik program tersebut karena diyakini akan membawa dampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di Kecamatan Jerowaru.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur siap mendukung seluruh proses pembangunan agar kawasan Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera beroperasi dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di sektor kelautan.
Melalui pembangunan kawasan terpadu yang didukung infrastruktur modern dan bantuan armada penangkapan, pemerintah berharap Ekas mampu berkembang menjadi kawasan perikanan yang lebih maju, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian daerah dan ketahanan pangan nasional.(red)















