CILEGON — kabarbahri.co.id Di tengah perhatian publik terhadap kasus dugaan pelemparan bom molotov yang menyebabkan seorang anak mengalami luka bakar, langkah pendekatan langsung ditunjukkan oleh Camat Jombang, Burhanudin, bersama Lurah Masigit, Mulyadi. Keduanya mendatangi kediaman keluarga korban pada Minggu (31/05/2026) sebagai bentuk dukungan moril sekaligus upaya membuka ruang komunikasi yang lebih konstruktif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Camat dan Lurah Sambangi Keluarga Korban Bom Molotov, Dorong Musyawarah dan Pemulihan

Berdasarkan pantauan di lokasi, kedua pejabat tersebut tiba pada sore hari dan disambut oleh keluarga korban. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang relatif hangat dan penuh kekeluargaan. Momen itu menjadi kesempatan bagi pemerintah setempat untuk mendengar langsung berbagai keluhan, harapan, serta kronologi yang dirasakan keluarga korban sejak peristiwa tersebut terjadi.

Dalam dialog yang berlangsung, Camat Jombang, Burhanudin, menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan melalui jalur musyawarah tanpa mengesampingkan hak-hak korban. Ia mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama mencari solusi yang adil dan mengedepankan kepentingan bersama.

“Hari Senin pihak keluarga korban dan para terduga pelaku bisa hadir untuk musyawarah di kantor kelurahan sekitar pukul 09.00 pagi agar bisa mendapatkan solusi,” ujar Burhanudin di hadapan keluarga korban.

Selain mendorong proses komunikasi, Burhanudin juga menyampaikan empati atas musibah yang menimpa keluarga tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memastikan warga yang sedang menghadapi cobaan tidak merasa berjalan sendiri.

“Saya sebagai camat turut berduka atas kejadian ini,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga korban yang hingga kini masih berupaya memulihkan kondisi fisik maupun psikologis anak mereka pasca kejadian.

Saat meninggalkan lokasi, Burhanudin kembali menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap warganya. Ia berharap proses pemulihan korban dapat berjalan dengan baik dan seluruh pihak mampu menahan diri demi terciptanya penyelesaian yang bijaksana.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semoga Erza lekas sembuh,” ujarnya kepada wartawan.

 

Sementara itu saat awak media meminta konfirmasi langsung kepada camat saat lurah Masigit Mulyadi memberikan komentar yang kurang pantas menurut keluarga” Burhan hanya menjawab itu Miss komunikasi aja sih karna lurah baru tau dari bhabinkamtibmas jam 2 siang tadi jadi tidak ada laporan ke lurah atau pun camat, makan nya kita hadir ke sini,” Jelasnya

Kehadiran Camat Jombang dan Lurah Masigit di rumah korban dinilai menjadi langkah awal yang penting untuk membangun kembali komunikasi antara pemerintah, keluarga korban, dan pihak-pihak terkait. Di tengah situasi yang sempat memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik, pendekatan dialogis dan empatik menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan ditangani secara manusiawi dan berkeadilan.

Masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari agenda musyawarah yang dijadwalkan berlangsung pada Senin pagi. Harapannya, pertemuan tersebut tidak hanya menghasilkan solusi yang dapat diterima semua pihak, tetapi juga menjadi jalan bagi pemulihan korban dan terciptanya suasana yang lebih kondusif di lingkungan masyarakat Jombang.

(Jar)

Reporter: Pewarta