
Wonosobo – kabarbahri.co.id /
dedektif investigas
hari ini Senin 1 juni 2026 awak media bersama kapolsek iptu Tahdjuden beserta 4 anggotanya berangkat menuju lokasi ketahanan pangan tanaman jagung maksi 2 tepatnya di dusun pukiran desa ngalian kecamatan wadaslintang kabupaten wonosobo jateng
Dalam rangka panen raya jagung maksi 2 yg diberikan oleh BPP (balai penyuluhan pertanian )
ko,ordinator adi nugroho sp beserta jajaranya
sebanyak 6 orang bersama kordinator petani rofik.
saat dikonfirmasi media di lokasi panen
menyampekan bahwa tanaman jagung ini merupakan program pemerintah yg diberikan benih jagung maksi 2 dari bpp wadaslintang sekitar bulan januari 2026. jenis jagung maksi 2 diberikan dari dana APBN.

Perbandingan 1 hektar 15 kilo benih bibit dihitung luas lahannya yang ditan am ini 2000 m.
2,5 kg benih bibit mulai tanam dari 17 pebruari sampai 1 juni 2026.maksimal ,3,5 bulan sudah panen.
dari target 120 hari dengan hasil bagus 5 kintal jagung kering.
menurut kordinator bppb pertanian termasuk 55 persen memenuhi target pemerintah.
dari hasil panen ini petani dijual harga 6500/kg.

Rofik selaku kordinator petani menyampekan terima kasih kpd pemerintah sehingga petani jagung nantinya bisa meningkatkan taraf kehidupannya dimasa yg akan datang .ungkapnya
(cakmet)














