NTT – detektifinvestigasigwi.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar Bazar UMKM dan Pasar Murah yang dipusatkan di Lapangan Bhayangkara Polda NTT. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, dan terbuka untuk seluruh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui bazar dan pasar murah, Polda NTT berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pelaksanaan bazar UMKM dan pasar murah merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang berdampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan nyata warga.
“Hari Bhayangkara bukan hanya momentum refleksi pengabdian Polri, tetapi juga kesempatan untuk semakin dekat dengan masyarakat. Melalui bazar UMKM dan pasar murah ini, kami ingin membantu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut akan melibatkan 21 stan dari Polres jajaran, 30 stan UMKM umum, serta sejumlah stan dari satuan kerja di lingkungan Polda NTT. Berbagai produk unggulan daerah akan ditampilkan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal.
Bazar UMKM yang disiapkan Polda NTT akan menghadirkan beragam produk khas Nusa Tenggara Timur yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat. Produk yang dipamerkan meliputi kain tenun, kerajinan tangan, suvenir, makanan olahan lokal, hingga aneka jajanan tradisional yang memiliki nilai budaya dan ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan memperoleh kesempatan untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.
Kabidhumas Polda NTT menjelaskan bahwa kehadiran para pelaku usaha dalam bazar tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Ini menjadi bentuk dukungan nyata Polri terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di NTT,” ujarnya.
Selain menjadi sarana promosi, bazar UMKM juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal sehingga mampu meningkatkan daya saing produk daerah.
Tidak hanya menghadirkan produk UMKM, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
Sejumlah komoditas yang akan tersedia antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur, mi instan, ayam beku, bawang, tepung, dan ikan. Kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ekonomis.
Program pasar murah menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dengan menyediakan bahan kebutuhan pokok yang mudah dijangkau, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang datang berkunjung.
Untuk menambah semarak perayaan Hari Bhayangkara ke-80, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan rakyat yang dapat dinikmati oleh pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, tersedia pula sejumlah doorprize menarik yang akan diberikan kepada peserta maupun stan yang dinilai memiliki dekorasi dan kreativitas terbaik. Kehadiran hiburan dan hadiah tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih meriah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.
Dengan konsep yang menggabungkan kegiatan ekonomi dan hiburan, bazar UMKM dan pasar murah ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Polda NTT telah memulai tahapan persiapan kegiatan sejak pertengahan Juni 2026. Sosialisasi pelaksanaan bazar UMKM dan pasar murah berlangsung pada 15 hingga 30 Juni 2026.
Sementara itu, pendaftaran peserta dibuka mulai 22 Juni hingga 2 Juli 2026 di Ruangan Renmin Ditreskrimum Polda NTT pada pukul 09.00 sampai 14.00 WITA.
Pemasangan tenda dan perlengkapan kegiatan dijadwalkan pada 2 Juli 2026. Adapun pembukaan resmi Bazar UMKM dan Pasar Murah akan dilaksanakan pada 3 Juli 2026 pukul 16.00 WITA dan penutupan kegiatan akan berlangsung pada 5 Juli 2026 pukul 16.00 WITA.
Polda NTT mengundang seluruh masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk hadir serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk mendukung produk-produk UMKM lokal yang menjadi kebanggaan daerah.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang, berbelanja, menikmati hiburan rakyat, sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal. Semoga kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan memperkuat semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Melalui pelaksanaan Bazar UMKM dan Pasar Murah ini, Polda NTT berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirasakan dalam bentuk peringatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana penguatan ekonomi lokal sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
(Roy S)













