
CILEGON – kabarbahri.co.id Kepercayaan kembali diberikan kepada *Syeh Hendrawan, S.H.* untuk memimpin Karang Taruna “Terumbu Baja” Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Provinsi Banten, untuk masa bakti *2026–2031*
Syeh Hendrawan terpilih untuk kedua kalinya dalam *Musyawarah Warga Karang Taruna* yang berlangsung di Aula Kelurahan Samangraya pada *Jumat, 14 Agustus 2026*.
Musyawarah berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam proses pemilihan tersebut, Syeh Hendrawan memperoleh *6 suara*, sementara kandidat lainnya, *Solihan alias Emping*, memperoleh *2 suara*.
Terpilihnya kembali Syeh Hendrawan menjadi sebuah amanah sekaligus bentuk kepercayaan dari para pemuda dan warga Karang Taruna Samangraya terhadap kiprah serta pengabdiannya selama masa kepemimpinan sebelumnya.
Bagi Syeh Hendrawan, kepercayaan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah pemilihan. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab besar untuk melanjutkan pengabdian, memperkuat organisasi, serta menghadirkan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi pemuda dan masyarakat.
Pesan untuk Merangkul Seluruh Pemuda
Dalam kesempatan tersebut, *Suherman, Ketua Karang Taruna Kecamatan Citangkil*, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan kepada ketua terpilih agar kepengurusan Karang Taruna ke depan mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda Samangraya.

> “Selamat atas terpilihnya kembali Syeh Hendrawan. Ini adalah amanah besar. Harapan kami, kepengurusan baru mampu merangkul seluruh pemuda tanpa terkecuali. Mari bersinergi dengan Pemerintah Kelurahan, Kecamatan, dan juga kalangan industri yang ada di sekitar kita. Bersama kita wujudkan program yang nyata demi kemaslahatan pemuda dan masyarakat Samangraya.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Karang Taruna bukan hanya sebuah organisasi kepemudaan, melainkan wadah untuk membangun kebersamaan, kepedulian sosial, kreativitas, serta semangat gotong royong.
Perbedaan pilihan dalam proses demokrasi pun diharapkan tidak menjadi sekat. Setelah musyawarah selesai, seluruh elemen pemuda diharapkan kembali menyatukan langkah demi tujuan yang lebih besar, yakni kemajuan Kelurahan Samangraya.
Syeh Hendrawan: Amanah Ini Milik Kita Bersama
Dengan penuh rasa haru, Syeh Hendrawan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
> “Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga Karang Taruna yang masih mempercayai saya. Amanah ini bukan milik saya pribadi, tetapi milik kita semua. Saya siap merangkul seluruh pemuda dan pemudi Samangraya. Tanpa kalian, Karang Taruna tidak akan berarti apa-apa. Mari kita bergerak bersama untuk kemajuan pemuda Samangraya.”
Ia menegaskan bahwa periode kepengurusan *2026–2031* akan diarahkan sebagai momentum untuk memperkuat berbagai aspek organisasi, mulai dari kelembagaan, program kerja, kreativitas pemuda, hingga solidaritas sosial.
Menurutnya, kekuatan Karang Taruna tidak terletak pada satu orang atau sekelompok pengurus saja. Kekuatan sejatinya berada pada kebersamaan seluruh pemuda yang mau hadir, berkontribusi, dan bergerak untuk kepentingan masyarakat.
Didukung Berbagai Unsur
Musyawarah Warga Karang Taruna tersebut turut dihadiri berbagai unsur yang menunjukkan adanya perhatian dan dukungan terhadap keberadaan organisasi kepemudaan di Kelurahan Samangraya.
Hadir dalam kegiatan tersebut *Ketua Karang Taruna Kota Cilegon beserta jajaran*, pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan, provinsi hingga nasional. Dari unsur pemerintahan turut hadir *Plt. Lurah Samangraya*, para Ketua RT dan RW, serta unsur keamanan *Babinsa dan Bhabinkamtibmas*.
Belasan pengurus Karang Taruna Kelurahan Samangraya juga hadir dalam kegiatan tersebut dan menjadi bagian penting dalam proses regenerasi serta penguatan organisasi di tingkat kelurahan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi pesan bahwa perjalanan Karang Taruna “Terumbu Baja” tidak berdiri sendiri. Ada dukungan, kolaborasi, sekaligus harapan agar organisasi tersebut mampu terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
*”Terumbu Baja”* Simbol Keteguhan dan Kepedulian
Nama *“Terumbu Baja”* memiliki makna yang kuat bagi Karang Taruna Samangraya.
Terumbu karang menjadi tempat kehidupan berbagai biota laut, sekaligus bagian penting dari ekosistem yang harus dijaga. Sementara baja dikenal sebagai material yang kuat dan kokoh.
Perpaduan makna tersebut menjadi filosofi agar Karang Taruna “Terumbu Baja” dapat menjadi wadah yang *kokoh dalam menghadapi tantangan, peduli terhadap sesama, serta bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat*.
Karang Taruna diharapkan tidak hanya hadir ketika ada kegiatan seremonial. Lebih jauh, organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang bagi pemuda untuk belajar, berkarya, berorganisasi, mengembangkan potensi, sekaligus hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Pemuda Jangan Hanya Menjadi Penonton
Di tengah berbagai tantangan zaman, pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan lingkungan dan masyarakat.
Karena itu, harapan besar kini berada di pundak kepengurusan Karang Taruna “Terumbu Baja” periode 2026–2031. Pemuda Samangraya diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi mampu tampil sebagai bagian dari solusi dan menjadi pelaku utama perubahan positif di lingkungannya.
Program sosial kemasyarakatan, kegiatan kepemudaan, pemberdayaan ekonomi, olahraga, kreativitas, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana dapat menjadi ruang bagi pemuda untuk menunjukkan kepedulian sekaligus memberikan manfaat nyata.
Namun, semua itu membutuhkan satu hal yang paling penting: *kebersamaan*.
Sebab organisasi yang kuat bukanlah organisasi yang hanya memiliki banyak program, melainkan organisasi yang mampu menyatukan hati, pikiran, dan langkah para anggotanya.
Amanah Lima Tahun, Harapan untuk Samangraya
Terpilihnya kembali Syeh Hendrawan S.H. menjadi momentum untuk membuka lembaran baru perjalanan Karang Taruna “Terumbu Baja”.
Lima tahun ke depan bukan hanya tentang siapa yang menjadi ketua, tetapi tentang bagaimana seluruh pemuda Samangraya dapat mengambil peran dan memberikan warna terbaik bagi lingkungannya.
Semoga amanah yang kembali diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, keterbukaan, dan semangat melayani.
*Selamat bertugas kembali, Kang Syeh Hendrawan.*
Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kelapangan hati, serta kemampuan untuk merangkul seluruh elemen pemuda.
*Mari satukan perbedaan, kuatkan persaudaraan, dan bergerak bersama.*
Karena ketika pemuda bersatu, bukan hanya organisasi yang menjadi kuat, tetapi *harapan masyarakat pun akan tumbuh semakin besar.*
*Cilegon, 14 Agustus 2026*
(Ajie)














