Kabarbahri.co.id – LOMBOK TIMUR — Ketersediaan air bersih yang terbatas selama musim kemarau membuat warga Gubuk Montong Kelelek, Dusun Pene Utara, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, membutuhkan pasokan tambahan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Air Bersih Menipis, Polres Lombok Timur Dropping 15 Ribu Liter ke Warga Pene

Menanggapi kondisi itu, Polres Lombok Timur melakukan distribusi air bersih sebanyak 15.000 liter kepada masyarakat setempat, Jumat (25/9/2026). Air tersebut didatangkan menggunakan tiga truk tangki yang masing-masing membawa 5.000 liter.

Sebanyak 55 kepala keluarga menjadi sasaran penyaluran. Bantuan tersebut dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih di tengah berkurangnya pasokan yang tersedia di lingkungan mereka.

Penyaluran dilakukan dalam kegiatan sosial yang melibatkan kepolisian bersama pemerintah setempat. Sejumlah pejabat turut berada di lokasi, yakni Kabag Logistik Polres Lombok Timur AKP Sukirman, IPTU Heru Kristianto, Kapolsek Jerowaru IPDA M. Irwan, S.H., Pj Kepala Desa Pene Mastur Amir, S.KM., MAP., serta Kepala Wilayah Pene Utara H. Subuh.

Kehadiran bantuan tersebut mendapat sambutan dari masyarakat. Pemerintah desa dan warga menyampaikan apresiasi karena distribusi air dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar selama periode kekeringan.

Kondisi serupa disebut kerap terjadi ketika musim kemarau tiba. Terbatasnya sumber air menyebabkan masyarakat di kawasan tersebut membutuhkan dukungan distribusi air, terutama apabila kemarau berlangsung lebih lama.

Untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpantau, Bhabinkamtibmas Desa Pene Briptu Aunul akan melakukan pemantauan di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait juga disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan distribusi berikutnya.

PS Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat.

“Harapan kami, bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau,” ujar Rusmaladi.

Dengan tambahan pasokan tersebut, warga di Pene diharapkan dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau masih berlangsung.(red)

Reporter: PERWAKILAN: NTB