Kabarbahri.co.id – MATARAM – Kelancaran mobilitas penonton menjadi salah satu fokus pengamanan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang MotoGP Mandalika 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, kepolisian menerapkan pembagian jalur kedatangan sekaligus menyiapkan transportasi penghubung dari lokasi parkir menuju sirkuit.
Melalui Direktorat Lalu Lintas, Polda NTB merancang pola perjalanan yang disesuaikan dengan kategori tiket dan warna gelang akses penonton. Pengaturan tersebut diharapkan membantu mendistribusikan kendaraan ke sejumlah lokasi parkir sehingga tidak seluruh arus pengunjung bertumpu pada satu akses.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan, pemahaman terhadap rute perjalanan perlu menjadi perhatian penonton sebelum berangkat. Pengunjung yang tidak mengikuti jalur sesuai kategori tiket berpotensi mengalami kendala perjalanan dan menambah kepadatan di sejumlah titik.
Dalam skema yang disiapkan, pemegang tiket Grandstand A, B, C, dan H dengan gelang merah akan melintasi Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), kemudian menuju Bypass BIL–Mandalika. Setelah mencapai area Parkir Timur atau Awang, penonton dapat beralih menggunakan shuttle bus untuk menuju grandstand.
Penonton Grandstand E dan G yang memiliki gelang biru diarahkan menggunakan jalur serta lokasi parkir sesuai ketentuan kategori tersebut. Sementara itu, pemegang tiket Grandstand I, J, dan K dengan gelang hijau akan melewati jalur Sengkol dari Bundaran BIZAM, lalu menuju area parkir di sekitar Hotel Pullman Mandalika sebelum meneruskan perjalanan dengan shuttle.
Untuk menunjang sistem transportasi tersebut, sebanyak 118 kendaraan disiapkan sebagai armada shuttle. Rinciannya, 60 bus sedang melayani Gate 1, 22 bus sedang dialokasikan untuk Gate 2, dan 32 bus sedang untuk Gate 3. Empat kendaraan Hiace lainnya disediakan bagi layanan B360.
Polda NTB juga menyiagakan personel untuk mengatur arus kendaraan di persimpangan strategis, akses masuk kawasan parkir, serta jalur yang dilalui armada shuttle. Kehadiran petugas di titik-titik tersebut diharapkan dapat membantu pengendara menentukan arah perjalanan dan mencegah hambatan lalu lintas.
Kombes Pol Mohammad Kholid mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan bahu jalan atau area yang tidak diperuntukkan bagi parkir umum sebagai tempat menitipkan kendaraan. Selain berpotensi menghambat arus lalu lintas, tindakan tersebut dapat mengganggu kelancaran pergerakan kendaraan lain menuju kawasan sirkuit.
Penonton disarankan mengatur waktu keberangkatan, memeriksa kategori tiket sebelum memasuki jalur perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga perlu memperhatikan pengumuman resmi karena pengaturan lalu lintas dapat disesuaikan dengan kondisi selama kegiatan berlangsung.
Polda NTB berharap kerja sama antara petugas, penyelenggara, dan masyarakat mampu menciptakan arus perjalanan yang tertib selama MotoGP Mandalika 2026. Kesiapan transportasi dan kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas diharapkan turut mendukung keamanan serta kenyamanan pengunjung yang datang ke Nusa Tenggara Barat.(red)














