KABARBAHRI.CO.ID | Serang — Kondisi memprihatinkan dialami keluarga Janah, warga Kampung Pendawa RT 06/002, Desa Renged, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang. Selama bertahun-tahun, keluarga tersebut disebut masih bertahan di rumah yang kondisinya jauh dari kata layak huni.
Hingga Kamis (1/1/2026), kondisi bangunan rumah yang ditempati keluarga Janah bersama keluarganya terlihat rapuh. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penghuni.
Berdasarkan pantauan di lokasi, dinding rumah sebagian besar masih menggunakan bilik bambu. Kondisinya sudah lapuk dan rusak. Bagian dapur juga mengalami kerusakan cukup parah, bahkan terdapat bagian yang berlubang.
Kondisi atap pun memprihatinkan. Sejumlah kayu penyangga terlihat rapuh, sementara beberapa genteng mengalami kerusakan. Saat hujan turun, air disebut mudah masuk ke dalam rumah sehingga menambah persoalan bagi keluarga yang tinggal di dalamnya.
Kiki, sepupu Janah, mengatakan kondisi keluarga tersebut telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, keterbatasan ekonomi membuat keluarga tersebut kesulitan memperbaiki rumah secara mandiri.
“Sementara Pak Zaeni berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dengan pekerjaan serabutan,” ujar Kiki.
Kondisi tersebut turut mengundang keprihatinan warga sekitar. Mereka berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan memastikan keluarga yang tinggal di rumah tersebut memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Warga menilai, kondisi rumah yang sudah mengalami kerusakan cukup parah seharusnya menjadi perhatian serius, terlebih pemerintah memiliki sejumlah program penanganan rumah tidak layak huni dan pengentasan kemiskinan.
“Rumah itu bisa roboh kapan saja, apalagi saat musim hujan dan angin kencang. Seharusnya pemerintah desa lebih peka membantu warganya yang membutuhkan,” ungkap seorang warga.

Warga juga berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan program bantuan yang bersifat umum, tetapi aktif melakukan pendataan dan memastikan warga yang berada dalam kondisi paling membutuhkan dapat teridentifikasi serta memperoleh penanganan.
Persoalan rumah tidak layak huni keluarga Janah menjadi gambaran bahwa masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian serius di tengah berbagai program pemerintah terkait pengentasan kemiskinan dan perbaikan kualitas hunian.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Renged bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah daerah dapat segera melakukan verifikasi kondisi rumah tersebut serta mengambil langkah konkret sesuai kewenangan dan program yang tersedia.
Penanganan yang cepat dinilai penting, bukan hanya untuk memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga untuk memastikan keluarga yang menempatinya dapat tinggal dengan aman, sehat, dan bermartabat.
Penulis: Farid
















