CILEGON – kabarbahri.co.id Di tengah proses pemulihan yang masih dijalani keluarga korban dugaan pelemparan bom molotov di Lingkungan Kavling Blok C, Kelurahan Masigit, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako dan kasur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dinsos Cilegon Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban Bom Molotov Melalui Kelurahan Masigit

Bantuan tersebut disalurkan melalui Kelurahan Masigit dan diserahkan langsung kepada keluarga korban oleh perwakilan kelurahan, Ilfal, di kediaman korban pada Selasa malam 03/05/2026

Dalam pantauan wartawan kabarbahri.co.id, penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan hingga terlihat sekertaris lurah berbincang penuh kehangatan dan kekeluargaan bersama ayah korban , Asep ayah korban mengutarakan ucapan rasa syukur , mengingat kondisi yang tengah mereka hadapi pasca peristiwa yang mengguncang lingkungan tempat tinggal mereka.

Ilfal mengatakan bahwa kehadirannya pada malam hari merupakan bentuk tanggung jawab untuk menyampaikan amanah yang dititipkan oleh Dinas Sosial kepada pihak kelurahan.

> “Saya ke sini malam hari tetap menyampaikan amanah yang dititipkan kepada kami selaku pihak kelurahan. Saya berterima kasih kepada pihak Dinas Sosial, khususnya Ibu Kepala Dinas, yang telah membantu keluarga korban,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang mengalami musibah. Meski nilainya mungkin tidak dapat menghapus seluruh beban yang dirasakan keluarga korban, kehadiran negara melalui perangkat daerah diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus membantu kebutuhan dasar keluarga.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Cilegon serta Kelurahan Masigit yang telah menunjukkan kepedulian dan memberikan perhatian di tengah masa sulit yang mereka alami.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari respons sosial pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah. Selain bantuan material, kehadiran aparatur pemerintah di lokasi juga dinilai penting untuk memastikan bahwa keluarga korban tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.

Di tengah berbagai dinamika yang menyertai penanganan kasus dugaan bom molotov tersebut, bantuan yang diberikan menjadi simbol solidaritas dan kepedulian sosial, sekaligus menunjukkan bahwa aspek kemanusiaan tetap harus menjadi prioritas utama dalam setiap peristiwa yang menimpa warga.

(Jar)

Reporter: Pewarta