Pandeglang, Banten – kabarbahri.co.id 19 Mei 2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Geger pasien warga Panimbang lansia 81 naik PS di saat mau jalani operasi bedah penyakit dalam ke-( SHL ) 

Tim Investigasi Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Pandeglang mengungkap kejanggalan penggunaan Dana Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, setelah seorang pasien lansia miskin terhambat dirujuk operasi karena faktor kemiskinan

Berdasarkan dokumentasi tim relawan, pasien inisial *C, 81 tahun*, warga Kp. Sinar Laut RT/RW 01/011, Desa Panimbang Jaya, harus menjalani bedah operasi penyakit dalam ke Klinik SHL Pandeglang. Namun rujukan terhambat dilaksanakan.

Persoalan

Bukti chat WhatsApp yang diterima GWI menunjukkan adanya indikasi pengarahan iuran untuk operasional & bensin kepada warga sekitar dengan alasan “nggak ada anggaran bensin, servis, cuci mobil”. Chat tersebut dikirim oleh oknum yang di duga perangkat desa aktif,

Panimbang jaya,

Padahal, berdasarkan data APBDes 2025 yang diperbarui 4 April 2026, Desa Panimbang Jaya berstatus *Desa Mandiri* dengan pagu anggaran *Rp 1.862.694.000* dan seluruhnya telah tersalurkan.

*Rincian Anggaran Desa Panimbang Jaya 2025 yang Disorot publik

No Uraian Kegiatan Anggaran (Rp)

1 Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan** **290.000.000**

2 Penyelenggaraan Posyandu 186.600.000

3 Keadaan Mendesak 108.000.000

4 Operasional Pemerintah Desa 55.800.000

5 Pembangunan Jalan Lingkungan 368.139.000

6 Penyertaan Modal 392.546.000

7 Lain-lain 461.609.000

**Total Pagu 2025** **1.862.694.000**

Selain itu, untuk tahun 2026 pemerintah pusat telah menyalurkan *Rp 224.073.600* ke desa PanimbangJaya,

*Kontradiksi: Anggaran Besar, tetapi Pelayanan untuk masyarakat miskin di duga terhambat*

*Ada Rp 290 Juta untuk Siaga Kesehatan, BBM Tidak Dianggarkan*

Pos “Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan” senilai Rp 290 juta tidak mencerminkan ketersediaan operasional mobil siaga. Akibatnya, warga miskin dibebani untuk patungan bensin.ke warga sekitar

*Status Desa Mandiri, tetapi Pasien Miskin di Bebani ketika mengalami sakit butuh perawatan medis,

Dengan status Desa Mandiri dan anggaran hampir Rp 1,9 miliar, seharusnya tidak ada alasan warga dibebani membayar operasional dasar seperti BBM.dan bayar supir,

*Dugaan Intimidasi Terhadap Tim Relawan*

Setelah pasien mau diangkat ke klinik SHL, tim relawan mengaku mendapat tekanan melalui WhatsApp yang di duga bersumber dari oknum perangkat desa,

“M Sutisna” berpendapat

> Jika anggaran negara yang disalurkan melalui Dana Desa untuk Desa Panimbang Jaya, dipergunakan sebagaimana mestinya, itu lebih dari cukup per- tahunnya untuk menunjang kesehatan & kesejahteraan masyarakat setempat. tidak ada alasan berdalil kekurangan anggaran ketika rakyat miskin berteriak minta tolong di saat mengalami sakit dalam keadaan terdesak & darurat” tegas ‘M Sutisna “Tim Investigasi GWI Pandeglang.

(Red)

Reporter: Pewarta