CILEGON, BANTEN – Wujud kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Cilegon. Melalui kegiatan bakti sosial yang digelar di Perumahan Warnasari, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu (18/10/2026),

Scroll Untuk Lanjut Membaca
PPNI Kota Cilegon Gelar Bakti Sosial di Warnasari, 25 Anak Ikuti Khitanan Massal dan 125 Paket Sembako Disalurkan

PPNI menghadirkan sejumlah layanan sosial, mulai dari khitanan massal, santunan, pembagian sembako, hingga penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sunat kawasan Warnasari tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak 25 anak mengikuti khitanan massal, sementara 125 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.41 WIB ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, di antaranya DPK PPNI di lingkungan Dinas Kesehatan dan puskesmas, PT SAT Group, Darmaga Sunat/Darma Galeri Sunat, Pemerintah Kelurahan Warnasari, serta unsur masyarakat setempat.

Antusiasme Warga Melampaui Target Awal

Ketua pelaksana kegiatan, Ns. Rizky Awan, S.Kep., mengatakan bahwa bakti sosial tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian PPNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk memperoleh akses layanan kesehatan.

“Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian PPNI kepada masyarakat melalui kerja sama dengan DPK PPNI, puskesmas, dan Dinas Kesehatan. Kami ingin membantu para orang tua yang mengalami keterbatasan biaya agar anak-anak mereka dapat menjalani khitanan dengan baik dan mendapatkan pelayanan yang layak,” ujar Rizky.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan manfaat secara langsung melalui tiga agenda utama, yakni khitanan massal bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan, pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu, serta penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tenaga perawat.

Tingginya antusiasme masyarakat bahkan membuat jumlah peserta khitanan massal melampaui target awal yang telah ditetapkan panitia.

“Pada awalnya, kami menargetkan 20 anak untuk mengikuti khitanan massal. Namun, karena antusiasme masyarakat di Warnasari, Citangkil, dan wilayah sekitarnya sangat tinggi, jumlah peserta bertambah menjadi 25 anak. Selain itu, sebanyak 125 paket sembako dibagikan kepada warga yang membutuhkan,” jelasnya.

Rizky menegaskan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur kepemudaan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk perusahaan swasta, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial seperti ini. Dengan kebersamaan dan kepedulian, manfaat yang diberikan kepada masyarakat tentu bisa semakin luas,” tambahnya.

Ketua RW Apresiasi Kepedulian PPNI dan Para Donatur

Apresiasi juga disampaikan Ketua RW setempat, Karno, yang mewakili warga RT 04/RW 06 Perumahan Warnasari. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Karno, sejak informasi mengenai rencana khitanan massal bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu disampaikan kepada warga, masyarakat langsung menunjukkan antusiasme yang tinggi.

“Sebagai perwakilan warga, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PPNI serta seluruh pihak yang telah membantu. Kegiatan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan anak-anak mereka,” ungkap Karno.

Ia menilai kegiatan bakti sosial seperti ini bukan hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Karno berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga di wilayah Citangkil maupun kecamatan lain di Kota Cilegon.

“Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi semua pihak yang terlibat. Kami juga mendoakan agar para donatur, tenaga kesehatan, panitia, dan seluruh pihak yang telah membantu senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran rezeki. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi,” tuturnya.

Pelayanan Kesehatan dan Bantuan Sosial untuk Masyarakat

Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta khitanan massal tampak didampingi oleh orang tua masing-masing. Setelah menjalani tindakan khitan, anak-anak juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi mereka.

Panitia turut berkoordinasi dengan puskesmas setempat terkait pemantauan pascatindakan untuk mendukung proses pemulihan peserta. Di sisi lain, pembagian paket sembako berlangsung sebagai bagian dari upaya membantu meringankan kebutuhan sehari-hari warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah konkret yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang kesehatan maupun kesejahteraan keluarga.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, bakti sosial tersebut menjadi ruang kolaborasi antara organisasi profesi kesehatan, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial.

Melalui kegiatan ini, PPNI Kota Cilegon berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang bermanfaat.

*Sinergi dan kepedulian yang terbangun di Warnasari diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang nyata, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Cilegon.*

(Jie)

Reporter: Pewarta