Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Kualitas air untuk kebutuhan memasak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menjadi perhatian utama di Lombok Timur. Di tengah pelaksanaan program tersebut, penggunaan air yang memenuhi standar kesehatan dinilai masih belum merata di seluruh dapur penyedia makanan.
Produsen air minum dalam kemasan daerah, PT Energi Selaparang, melalui merek Asel, mendorong peningkatan penggunaan air yang telah teruji kualitasnya. Berdasarkan pemantauan, baru sebagian kecil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menggunakan air galon berstandar, sementara sebagian besar lainnya masih mengandalkan air isi ulang.
Direktur utama PT Energi Selaparang, Joyo Supeno, menyebutkan bahwa kondisi tersebut perlu segera dibenahi demi menjaga mutu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah. Ia menekankan bahwa air yang tidak terjamin kualitasnya dapat berdampak pada ketahanan makanan dan berisiko terhadap kesehatan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ketentuan dari Badan Gizi Nasional telah mengatur penggunaan bahan yang aman dan bersertifikasi dalam program MBG, termasuk air untuk proses memasak. Oleh karena itu, penggunaan produk lokal yang telah memiliki izin resmi menjadi bagian dari standar yang perlu dipenuhi.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Energi Selaparang memastikan kesiapan dari sisi produksi. Saat ini, perusahaan mampu memproduksi ratusan galon air per hari, serta air kemasan dalam bentuk botol dan gelas dalam jumlah besar. Seluruh produk diproses melalui pengawasan laboratorium guna memastikan kualitasnya tetap terjaga.
Di sisi distribusi, perusahaan memanfaatkan jaringan agen yang telah tersebar di berbagai kecamatan di Lombok Timur. Selain itu, kerja sama dengan koperasi desa tengah dijajaki untuk memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang aman.
Pemerintah daerah bersama TNI dan Dinas Kesehatan juga terus menegaskan pentingnya aspek keamanan pangan dalam program MBG. Penggunaan air layak konsumsi dinilai sebagai salah satu faktor utama dalam menjamin kualitas makanan.
Dengan dukungan kapasitas produksi yang memadai dan harga yang bersaing, PT Energi Selaparang optimistis dapat mendorong lebih banyak dapur MBG beralih menggunakan air kemasan, sekaligus menjaga kesehatan masyarakat di Lombok Timur.(red)














