Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Upaya menjaga kelancaran pelayanan air bersih terus dilakukan PDAM Lombok Timur setelah terjadi gangguan pada jaringan distribusi di jalur Sikur Semaya–Sakra, Selasa (30/6/2026). Kerusakan yang terjadi pada salah satu sambungan pipa sempat menyebabkan aliran air ke sejumlah pelanggan dihentikan sementara.
Direktur Teknik PDAM Lombok Timur segera memerintahkan tim operasional untuk menuju lokasi begitu menerima laporan adanya gangguan. Perbaikan diprioritaskan agar pasokan air dapat kembali mengalir dalam waktu sesingkat mungkin dan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.
Petugas lapangan, Amri, menerangkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh tingginya tekanan air di dalam jaringan distribusi. Kondisi itu menyebabkan klem pada sambungan pipa terlepas sehingga jaringan tidak dapat beroperasi secara normal.
“Tekanan air yang cukup besar membuat klem sambungan terlepas. Karena itu, aliran air kami hentikan sementara agar proses perbaikan bisa dilakukan dengan aman dan hasilnya maksimal,” jelas Amri.
Selama proses penanganan berlangsung, tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi sambungan pipa sebelum memasang kembali komponen yang mengalami kerusakan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua jam.
Setelah seluruh proses perbaikan rampung, distribusi air kembali dibuka secara bertahap. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan tekanan dalam jaringan tetap stabil sehingga pasokan air dapat kembali diterima pelanggan secara normal tanpa menimbulkan gangguan lanjutan.
PDAM Lombok Timur menegaskan bahwa kecepatan respons terhadap setiap gangguan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain melakukan perbaikan darurat, evaluasi terhadap kondisi jaringan juga terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Manajemen PDAM Lombok Timur turut menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas penghentian sementara distribusi air. Perusahaan berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut karena seluruh langkah yang diambil bertujuan menjaga keandalan sistem distribusi dan memastikan pelayanan kembali berjalan secara optimal.(red)















