TANGERANG – Kabarbahri.co.id
Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan kapasitas sarana pendidikan agar semakin banyak anak di wilayah ini dapat mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan 12 ruang kelas baru di SMA Negeri 30 Kabupaten Tangerang, sebagai solusi menguatkan daya tampung sekolah seiring terus meningkatnya jumlah calon peserta didik dari tahun ke tahun.
Pembangunan fasilitas pendidikan ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026, sehingga pada tahun ajaran berikutnya dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
Gubernur Banten, Andra Soni, menjelaskan bahwa kebutuhan ruang kelas di sekolah tersebut terus meningkat seiring berjalannya waktu sejak pertama kali didirikan.
“Sekolah ini pertama kali dibangun pada tahun 2024 dan saat ini sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan penerimaan siswa baru. Seiring bertambahnya jumlah siswa, kebutuhan ruang kelas pun meningkat, dan saat ini pembangunannya sedang berlangsung. Ada 12 rombongan belajar yang dibangun pada tahun ini, dan Insya Allah seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu pada akhir tahun nanti,” ujar Andra Soni.
Secara lokasi, SMA Negeri 30 Kabupaten Tangerang berdiri di atas lahan seluas lebih dari dua hektare. Dengan penambahan fasilitas ini, sekolah tersebut diharapkan memiliki sarana dan prasarana belajar yang representatif, nyaman, serta mampu memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat luas, khususnya di wilayah Kecamatan Sukamulya dan sekitarnya.
Penambahan ruang kelas baru ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemprov Banten untuk memperluas akses pendidikan yang merata. Langkah ini sejalan dengan berbagai program strategis lainnya, mulai dari pembangunan unit sekolah baru hingga pelaksanaan Program Sekolah Gratis yang memudahkan masyarakat dalam menempuh pendidikan.
Harapannya, dengan ketersediaan ruang belajar yang memadai, semakin banyak anak Banten yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah. Pembangunan sarana pendidikan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter kuat, serta siap bersaing dan membangun daerah di masa depan.(Mal)















