PANDEGLANG, BANTEN — kabarbahri co.id- Semangat memperkuat persatuan dan membangun kolaborasi antarpemuda di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, memasuki babak baru. Sejumlah perwakilan pemuda dari berbagai desa di wilayah tersebut sepakat membentuk sebuah wadah bersama yang diberi nama Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu.sabtu (29/8/2026).
Pembentukan paguyuban tersebut berlangsung melalui musyawarah yang digelar di Kantor Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran. Forum tersebut menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyatukan gagasan sekaligus membahas kebutuhan akan sebuah wadah yang dapat memperkuat komunikasi, silaturahmi, koordinasi, dan kerja sama lintas desa.
Dalam musyawarah itu, Fahru mendapat kepercayaan untuk menjadi Ketua Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu. Pemilihan tersebut dilakukan melalui proses musyawarah dan kesepakatan bersama para perwakilan pemuda yang hadir.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan pemuda dari beberapa desa di Kecamatan Pagelaran. Turut hadir Ketua Ikatan Kepala Desa (IKADES) Kecamatan Pagelaran, Jaenudin, S.H., serta Kepala Desa Pagelaran, Saepudin, S.Pd.
Pembentukan paguyuban ini dinilai menjadi momentum penting untuk menyatukan berbagai potensi generasi muda yang selama ini berada di sejumlah desa dalam satu wadah komunikasi dan kolaborasi.
Kehadiran organisasi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpul atau bersilaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi wadah yang mampu melahirkan berbagai kegiatan nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Fahru: Ini Amanah, Bukan Sekadar Jabatan
Setelah terpilih sebagai ketua, Fahru menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para perwakilan pemuda.
Menurut Fahru, amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan bersama. Ia menyadari bahwa keberhasilan paguyuban tidak dapat ditentukan hanya oleh seorang ketua, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh anggota.
«“Alhamdulillah, pembentukan Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu dapat berjalan dengan baik dan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perwakilan pemuda yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi ketua. Amanah ini tentu tidak bisa saya jalankan sendiri. Saya membutuhkan dukungan, masukan, dan kerja sama dari seluruh pemuda yang tergabung dalam paguyuban ini,” ujar Fahru.»
Fahru menegaskan, sejak awal dirinya ingin menjadikan paguyuban tersebut sebagai rumah bersama bagi pemuda di Kecamatan Pagelaran.
Menurut dia, perbedaan asal desa tidak seharusnya menjadi sekat dalam membangun komunikasi dan kerja sama. Sebaliknya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan dan kegiatan yang lebih luas.
«“Kami ingin paguyuban ini menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda di Kecamatan Pagelaran. Tidak ada sekat antardesa. Kita bersatu, saling mendukung dan saling menguatkan. Apa pun kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat, tentu akan kami dorong bersama,” kata Fahru.»
Ia mengatakan, generasi muda memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Pemuda memiliki energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk menjadi bagian dari berbagai proses pembangunan.
Karena itu, menurut Fahru, keberadaan Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu harus diarahkan pada kegiatan yang produktif dan memiliki dampak positif.
Ia tidak ingin organisasi tersebut hanya aktif pada saat pembentukan, kemudian kehilangan kegiatan setelah struktur kepengurusan terbentuk.
Fahru berharap paguyuban dapat mengembangkan berbagai program yang menyentuh sejumlah bidang, mulai dari sosial, olahraga, pendidikan, kepemudaan, lingkungan, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.
«“Kami berharap ke depan akan banyak program yang bisa kami jalankan. Tentunya program tersebut akan disusun melalui komunikasi dan musyawarah bersama. Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam kegiatan pembangunan dan kemajuan daerah,” tuturnya.»
Perkuat Komunikasi Antarpemuda
Sebagai langkah awal, Fahru menyebut pihaknya akan mendorong konsolidasi dan memperkuat komunikasi antarpemuda dari berbagai desa.
Menurutnya, komunikasi merupakan fondasi penting dalam membangun sebuah organisasi. Dengan komunikasi yang baik, para pemuda dapat saling bertukar gagasan, menyampaikan aspirasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk mengedepankan musyawarah apabila terjadi perbedaan pandangan.
Bagi Fahru, perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan.
«“Ini adalah awal perjalanan kita. Jangan sampai setelah terbentuk kemudian berhenti. Justru setelah ini kita harus bekerja, menyusun program dan membangun komunikasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur yang ada di Kecamatan Pagelaran,” pungkas Fahru.»
Ia berharap seluruh pemuda dapat menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi dasar terbentuknya paguyuban.
Menurut dia, organisasi yang kuat bukan hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kesediaan seluruh anggota untuk bekerja bersama dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
IKADES Beri Apresiasi
Sementara itu, Ketua IKADES Kecamatan Pagelaran, Jaenudin, S.H., memberikan apresiasi terhadap terbentuknya Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu.
Jaenudin menilai pembentukan wadah tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarpemuda di Kecamatan Pagelaran.
Pesan tersebut disampaikan melalui Jaro Enting dalam kegiatan pembentukan paguyuban.
«“Pembentukan Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu ini tentu menjadi sesuatu yang positif. Kami berharap paguyuban ini dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk berkomunikasi, bertukar pikiran dan bersama-sama membuat kegiatan yang bermanfaat,” ujar Jaro Enting saat menyampaikan pesan Ketua IKADES Kecamatan Pagelaran Jaenudin, S.H.»
Menurut Jaenudin, pemuda merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendukung pembangunan desa.
Kreativitas dan energi yang dimiliki generasi muda dapat menjadi modal sosial apabila diarahkan kepada kegiatan yang produktif dan konstruktif.
Karena itu, pemerintah desa diharapkan dapat terus memberikan ruang bagi pemuda untuk berkreasi dan menyampaikan gagasan.
«“Pemuda harus diberikan ruang untuk berkreasi dan berkontribusi. Kami berharap paguyuban ini mampu menjadi mitra yang baik bagi pemerintah desa. Silakan sampaikan gagasan-gagasan yang konstruktif dan mari bersama-sama mencari solusi untuk berbagai persoalan yang ada,” katanya.»
Jaenudin juga mengingatkan pengurus agar menjaga nama baik organisasi dan mengutamakan kepentingan bersama.
Ia berharap paguyuban tidak berhenti pada momentum pembentukan, tetapi mampu menghasilkan program kerja yang berkelanjutan.
«“Yang paling penting adalah kekompakan. Jangan sampai ada perpecahan karena perbedaan kepentingan. Mari jadikan paguyuban ini sebagai wadah persatuan pemuda dari seluruh desa di Kecamatan Pagelaran,” ujarnya.»
Dukungan dari jajaran kepala desa melalui IKADES diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengurus baru untuk segera melakukan konsolidasi dan menyusun agenda kerja.
Kolaborasi antara pemuda dan pemerintah desa dinilai penting agar program-program yang dirancang dapat berjalan secara terarah serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Pagelaran Sambut Positif
Kepala Desa Pagelaran, Saepudin, S.Pd., turut menyambut positif terbentuknya Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu.
Menurut Saepudin, keberadaan wadah bersama bagi pemuda merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Ia menyebut generasi muda merupakan penerus yang pada masa mendatang akan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan serta kepemimpinan di tengah masyarakat.
«“Kami dari Pemerintah Desa Pagelaran tentu menyambut baik terbentuknya Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu ini. Kami berharap wadah ini dapat menjadi tempat bagi para pemuda untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Saepudin.»
Saepudin menilai pembentukan paguyuban menunjukkan adanya keinginan kuat dari generasi muda untuk memperkuat hubungan antardesa.
Ia berharap para pemuda dapat mengambil peran sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan positif, terutama kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
«“Pemuda harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari kegiatan sosial, olahraga, kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan keagamaan, hingga kegiatan lain yang dapat membangun kebersamaan,” ujarnya.»
Menurut Saepudin, kegiatan kepemudaan tidak harus selalu berskala besar. Hal terpenting adalah adanya konsistensi dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong pengurus paguyuban untuk menyusun program berdasarkan kebutuhan dan potensi yang ada di masing-masing desa.
Dorong Organisasi yang Terbuka dan Kolaboratif
Saepudin juga mengingatkan pengurus Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu agar menjalankan organisasi secara bertanggung jawab.
Ia meminta setiap keputusan penting dilakukan melalui komunikasi dan musyawarah sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
Selain itu, komunikasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat perlu terus dibangun.
«“Jangan berjalan sendiri. Bangun komunikasi dengan pemerintah desa, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, insyaallah program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar,” tutur Saepudin.»
Ia menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Karena itu, energi, kreativitas, dan waktu pemuda perlu diarahkan pada kegiatan yang produktif.
Menurut Saepudin, paguyuban dapat menjadi salah satu ruang untuk meningkatkan kapasitas generasi muda sekaligus menggali berbagai potensi yang ada.
«“Harapan kami, paguyuban ini jangan hanya sebatas nama. Setelah terbentuk, harus ada kegiatan dan program nyata. Kami siap mendukung sepanjang kegiatannya positif, sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.»
Momentum Baru Persatuan Pemuda Pagelaran
Terbentuknya Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu menjadi momentum baru bagi generasi muda di Kecamatan Pagelaran untuk memperkuat persatuan dan membangun komunikasi lintas desa.
Kehadiran sejumlah perwakilan pemuda dalam musyawarah pembentukan menunjukkan adanya semangat untuk menyatukan potensi generasi muda dalam sebuah wadah bersama.
Selama ini, pemuda dari berbagai desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama. Mulai dari bidang olahraga, kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, kreativitas, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Dengan adanya paguyuban, berbagai potensi tersebut diharapkan dapat dikomunikasikan dan dikembangkan secara lebih terarah.
Terpilihnya Fahru sebagai ketua juga menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk melakukan konsolidasi internal.
Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan semangat pembentukan tersebut ke dalam program kerja yang nyata dan berkelanjutan.
Fahru bersama jajaran pengurus diharapkan dapat segera membangun komunikasi dengan para pemuda di masing-masing desa.
Konsolidasi menjadi penting agar seluruh anggota memiliki pemahaman yang sama mengenai arah organisasi, termasuk menentukan prioritas program yang akan dijalankan.
Bukan Sekadar Wadah Berkumpul
Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahmi.
Lebih dari itu, paguyuban diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, mengembangkan kreativitas, menyampaikan aspirasi, serta melahirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran organisasi tersebut juga membuka peluang lebih besar bagi pemuda untuk menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Pemuda dapat berperan dalam mengidentifikasi persoalan di lingkungan masing-masing, memberikan gagasan, sekaligus ikut terlibat dalam mencari solusi.
Semangat kolaborasi tersebut menjadi penting karena pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan peran pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat.
Generasi muda sebagai bagian dari masyarakat memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Menjaga Kekompakan Menjadi Tantangan
Di sisi lain, keberhasilan paguyuban juga akan sangat ditentukan oleh kemampuan pengurus dan anggota dalam menjaga kekompakan.
Perbedaan pendapat maupun latar belakang merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut justru dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui komunikasi dan musyawarah.
Semangat persatuan yang menjadi dasar pembentukan paguyuban harus terus dijaga.
Jangan sampai organisasi yang dibentuk dengan tujuan menyatukan pemuda justru terjebak dalam kepentingan kelompok maupun perbedaan antardesa.
Karena itu, pesan mengenai pentingnya gotong royong dan kepentingan bersama yang disampaikan Fahru, IKADES, serta Pemerintah Desa Pagelaran menjadi modal penting bagi perjalanan organisasi ke depan.
Paguyuban perlu memastikan seluruh pemuda merasa memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan gagasan dan berkontribusi.
Menatap Agenda Kepemudaan ke Depan
Setelah resmi terbentuk, pekerjaan rumah Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu kini bukan lagi sekadar membangun struktur organisasi, tetapi memastikan keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya.
Program kerja yang akan disusun perlu memperhatikan kebutuhan generasi muda dan kondisi masyarakat di wilayah Kecamatan Pagelaran.
Kegiatan sosial dapat menjadi salah satu agenda yang memperkuat kepedulian antarpemuda. Bidang olahraga dapat menjadi sarana mempererat persahabatan lintas desa. Sementara kegiatan pendidikan dan pengembangan kapasitas dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Di bidang lingkungan, pemuda juga dapat mengambil bagian melalui berbagai kegiatan yang mendorong kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Semua program tersebut tentunya perlu disusun melalui musyawarah dengan mempertimbangkan kemampuan organisasi serta dukungan dari berbagai pihak.
Dengan pola kerja yang terbuka dan kolaboratif, paguyuban diharapkan dapat tumbuh menjadi organisasi kepemudaan yang memiliki manfaat nyata.
Fahru Diharapkan Mampu Menyatukan Potensi Pemuda
Kepercayaan yang diberikan kepada Fahru untuk memimpin Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu menjadi tanggung jawab sekaligus tantangan.
Sebagai ketua, Fahru diharapkan mampu mengakomodasi berbagai aspirasi dan menjaga komunikasi dengan seluruh elemen pemuda.
Kepemimpinan yang terbuka, komunikatif, serta mengedepankan musyawarah akan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun organisasi yang solid.
Namun, tanggung jawab tersebut bukan hanya berada di pundak ketua.
Seluruh pengurus dan anggota memiliki peran yang sama untuk memastikan paguyuban berjalan sesuai dengan tujuan awal pembentukannya.
Semangat kebersamaan harus menjadi kekuatan utama agar organisasi mampu melewati berbagai tantangan.
Menjadi Motor Kegiatan Positif
Pada akhirnya, Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak kegiatan positif di Kecamatan Pagelaran.
Organisasi tersebut memiliki peluang untuk mempertemukan berbagai potensi pemuda dari sejumlah desa dan mengubahnya menjadi kekuatan bersama.
Dukungan dari pemerintah desa, IKADES, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi tersebut.
Namun, keberhasilan paguyuban tetap akan ditentukan oleh konsistensi pengurus dan anggota dalam menjalankan program.
Pembentukan organisasi merupakan langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga agar semangat persatuan yang muncul dalam musyawarah dapat terus hidup dalam berbagai kegiatan.
Dengan terpilihnya Fahru sebagai ketua, Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu kini memiliki tanggung jawab untuk membuktikan bahwa persatuan lintas desa bukan hanya sebuah slogan.
Melalui komunikasi, gotong royong, kreativitas, dan kerja sama, para pemuda di Kecamatan Pagelaran diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Paguyuban Pemuda Pagelaran Bersatu pun diharapkan tumbuh sebagai rumah bersama bagi generasi muda—sebuah ruang yang terbuka untuk berdiskusi, berkolaborasi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dari musyawarah yang mempertemukan pemuda lintas desa tersebut, satu pesan besar mengemuka: persatuan bukan sekadar tujuan, tetapi modal utama untuk membangun masa depan bersama.















