Scroll Untuk Lanjut Membaca
Diduga Alergi Bermitra, Kepala UPT Puskesmas Ci Bitung Diminta Terbuka untuk Sinergi dengan Media

PANDEGLANG  – kabarbahri.co.id /  Peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat kembali disorot.

Hal ini menyusul adanya dugaan kurang terbukanya akses komunikasi dari salah satu pimpinan UPT Puskesmas Ci Bitung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Peristiwa tersebut bermula ketika Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), M. Sutisna, berupaya melakukan koordinasi. Melalui perantara Kepala UPT Puskesmas Ci Baliung, Sutisna meminta nomor kontak Kepala UPT Puskesmas Ci Bitung untuk kepentingan konfirmasi terkait mutu pelayanan publik.

“Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Menurut informasi dari Kepala UPT Puskesmas Ci Baliung, yang bersangkutan tidak memperkenankan nomor kontaknya dibagikan,” ujar M. Sutisna,18 Juli 2026.

*Sinergi Adalah Kewajiban, Bukan Pilihan*
M. Sutisna menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Media hadir bukan untuk mengganggu, tapi untuk membantu menyampaikan program, edukasi, dan capaian kerja kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Ia berharap kejadian ini tidak menjadi preseden. Menurutnya, sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan media sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, cepat, dan akurat.

“Kami tidak menuntut, kami mengajak. Mari kita bangun komunikasi yang baik. Karena pada akhirnya, semua ini demi kepentingan masyarakat Pandeglang,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPT Puskesmas Ci Bitung belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

(Tim GWI)

Reporter: Jurnalis: