Dalam sambutannya, Bupati meminta para penjabat kepala desa yang baru agar mampu menjalankan roda pemerintahan dengan penuh integritas dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurutnya, desa memiliki posisi penting sebagai pusat pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga sehari-hari.
Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di tingkat desa. Karena itu, para penjabat kepala desa diminta aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta cepat merespons persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing.
Tak hanya kepada pejabat baru, Bupati juga memberikan penghargaan kepada para kepala desa yang telah mengakhiri masa jabatan. Ia menyebut pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Lombok Timur dan diharapkan tetap berlanjut meskipun tidak lagi menjabat.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah turut menyoroti pentingnya validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah desa diminta lebih teliti melakukan pendataan agar masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial tidak terlewat akibat kesalahan administrasi.
Selain itu, program Desa Berdaya kembali menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Bupati berharap desa-desa di Lombok Timur mampu mengembangkan potensi lokal, menciptakan peluang ekonomi baru, serta memperkuat kemandirian masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Setelah dipercaya menduduki jabatan, kepala desa diminta melayani seluruh warga tanpa membedakan kelompok maupun kepentingan tertentu.
Perhatian terhadap perlindungan kerja aparatur desa turut menjadi bagian dari arahan Bupati. Seluruh kepala desa dan perangkat desa diimbau mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan guna memastikan adanya jaminan sosial dan perlindungan selama menjalankan tugas pelayanan publik.
Agenda pelantikan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Desa serta penyerahan simbolis manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada penerima manfaat. Kegiatan itu dihadiri Sekda, pimpinan OPD, para camat, serta kepala desa dari seluruh wilayah Lombok Timur.(red)