Serang — kabarbahri.co.id Langkah nyata pemberdayaan lingkungan kembali dilakukan warga Pamogoan Dukuh Dalem melalui peluncuran Bank Sampah Barokah Pamogoan Dukuh Dalem, yang resmi dilaunching oleh Milatul Asfia, SE, selaku Manager Umum. Program ini menjadi tonggak awal gerakan masyarakat setempat dalam mengelola sampah secara mandiri, edukatif, dan bernilai ekonomi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Edukasi Lingkungan Lewat Bank Sampah, Warga Pamogoan Mulai Gerakan Bersih dan Berdaya Ekonomi

“Alhamdulillah, ini program pertama launching Bank Sampah Barokah Pamogoan Dukuh Dalem. Saya berniat membuka program ini untuk memberi manfaat dan edukasi kepada warga bahwa sampah bisa diberdayakan. Tujuannya agar lingkungan kita bersih, sehat, dan juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk kesejahteraan warga,” ujar Milatul Asfia dalam sambutannya.

Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengelola limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai. Ia menegaskan, gerakan ini akan terus diperluas dengan dukungan para tokoh masyarakat dan pihak kelurahan.

“Kami ingin bermanfaat bagi warga, bekerja sama dengan para tokoh dan aparat wilayah agar lingkungan bersih dan terhindar dari banjir. Dengan adanya SK (Surat Keputusan) legalitas ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bank Sampah Barokah benar-benar peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.

Dalam kegiatan perdana ini, tercatat sebanyak 29 warga berpartisipasi dalam penimbangan sampah, dengan rata-rata setiap orang membawa antara 4 hingga 13 kilogram sampah. Total akumulasi sementara mencapai sekitar 30 kilogram — angka yang dianggap sebagai awal yang positif untuk program tahap awal edukasi.

Milatul Asfia berharap pemerintah dan perusahaan-perusahaan sekitar dapat memberikan perhatian serta dukungan lebih lanjut.

“Warga akan sangat senang bila pejabat dan perusahaan ikut memperhatikan gerakan ini. Apalagi jika bisa terjalin kerja sama dengan industri, seperti perusahaan kertas atau limbah lainnya, agar warga bisa melihat bahwa sampah pun punya nilai manfaat,” jelasnya.

Ia menegaskan, semangat utama pendirian Bank Sampah Barokah adalah mewujudkan lingkungan bersih, aman, dan terbebas dari banjir, sekaligus membuka peluang ekonomi sederhana bagi warga.

“Yang terpenting, kami ingin bermanfaat untuk warga dan menjaga lingkungan. Semoga dengan adanya Bank Sampah Barokah ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebersihan dan bisa hidup lebih sejahtera,” tutupnya.

(Novaldo)

Reporter: Pewarta