*Pandeglang, Banten – 23 Juli 2026* – Gabungnya Wartawan Indonesia GWI terus menguatkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Kali ini, GWI turun langsung ke Pandeglang Selatan untuk mendengar testimoni warga terkait pelayanan PLN ULP Labuan Pandeglang Banten sekaligus menyerap aspirasi terkait persoalan pertanahan.
*M. Sutisna* selaku perwakilan media GWI yang hadir menyampaikan bahwa peran media adalah jembatan antara masyarakat dengan layanan publik dan pengambil kebijakan.
“Alhamdulillah, dari hasil dialog dengan warga dan tokoh organisasi, kami menerima banyak apresiasi positif. Ini bukti bahwa pelayanan prima itu nyata dirasakan masyarakat,” ujar *M. Sutisna*.

Salah satu tokoh organisasi, *Rio Banten Peduli*, menegaskan kepuasannya terhadap kinerja PLN ULP Labuan.
_”Pelayanan PLN sangatlah bagus dan sigap. Setiap ada keluhan langsung direspon. Ini yang kita butuhkan,” ujar Rio Banten Peduli_
Hal senada juga disampaikan *Bapak Ebong, Ketua PAC Pemuda Pancasila Cadasari*, dan warga lainnya. Menurut mereka, kecepatan dan keramahan petugas PLN ULP Labuan menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam melayani rakyat.
*SOROTI ISU PERTANAHAN PT INDOSILK & PT GAL*
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PAC Pemuda Pancasila Cadasari, Bapak Ebong, juga menyoroti persoalan satu hamparan lahan di wilayah Cigeulis yang saat ini diklaim oleh dua perusahaan, yakni PT Indosilk dan PT GAL.
Ia menegaskan pentingnya peran pemerintah untuk segera melakukan evaluasi dan penertiban terkait keabsahan kedua perusahaan tersebut.
“Poin pertama, jangan sampai ada tumpang tindih antar perusahaan. Ini berpotensi menimbulkan kerugian negara dan keresahan masyarakat,” tegas *Ebong*.
*TENTANG PLN & DASAR HUKUM*
GWI menilai, mutu dan layanan yang diberikan PLN ULP Labuan sudah sejalan dengan amanah *Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik*.
_Dalam UU tersebut ditegaskan bahwa penyelenggara pelayanan publik wajib memberikan pelayanan yang cepat, tepat, adil, tidak diskriminatif, dan tidak berbelit-belit._ PLN ULP Labuan dinilai telah menjalankan prinsip tersebut dengan baik.
“Kami dari GWI mengapresiasi PLN. Semoga ini jadi motivasi PLN seluruh Indonesia untuk terus menjaga mutu layanan. Karena listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga soal denyut nadi ekonomi rakyat,” tutup M. Sutisna.
(M Sutisna)














