
Jakarta – Kabarbahri.co.id /
Pencak Silat Satria Muda Indonesia (PPS SMI) sukses menyelenggarakan peringatan Milad ke-38 pada Jumat, (24/7/2026) bertempat di Pusat Latihan Satria Muda Indonesia, Jakarta, mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB sampai selesai
Kegiatan Milad dihadiri oleh utusan PPS SMI dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas organisasi.
Turut hadir Dewan Guru PPS SMI, Ketua Umum SMI Pusat Dr. Edhy Prabowo, SE., MM., MBA, serta Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina SMI Pusat.
Dari Provinsi Banten, hadir Ketua SMI Komda Banten H. Habibi Haliburton, ST., M.Si. bersama jajarannya pengurus Komwil Kabupaten/Kota Se-Bantn.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan dan penguatan organisasi Satria Muda Indonesia.
Rangkaian kegiatan Milad berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kekeluargaan.
Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Satria Muda Indonesia, pembacaan Janji Satria Muda Indonesia, doa bersama, sambutan Ketua Umum SMI Pusat, pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, peluncuran website resmi SMI Pusat, peresmian pusat latihan, demonstrasi pencak silat, hingga penutupan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SMI Pusat Dr. Edhy Prabowo mengajak seluruh keluarga besar Satria Muda Indonesia untuk terus menjaga persatuan organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan pesilat, serta melestarikan nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Kehadiran tokoh nasional, para Dewan Guru, pengurus pusat, serta perwakilan SMI dari seluruh Indonesia menjadi bukti bahwa PPS Satria Muda Indonesia terus berkembang sebagai organisasi pencak silat yang solid, berprestasi, dan berkomitmen mencetak generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta cinta tanah air.
Peringatan Milad ke-38 ini diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meningkatkan kontribusi Satria Muda Indonesia dalam pembinaan olahraga pencak silat dan pembangunan karakter bangsa.
“Lahir Silat Mencari Kawan, Batin Silat Mencari Tuhan, Beladiri Bela Bangsa.”tutupnya
(Jurnalis:Rohim)















