Cilegon – kabarbahri.co.id
Seorang bapak bernama Sahlani warga samangraya kecamatan Citangkil kota Cilegon terlantar di permukiman kebun warga dengan seorang anak yang berkebutuhan khusus yang berada di kelurahan randakari kecamatan ciwandan RT 04 RW 03 kp cirubuh.
Saat awak media kabarbahri mencoba mengkonfirmasi pada lurah randakari beliau mengatakan “itu bukan warga asli sini tapi warga samangraya,”Ucapnya
Heru lurah randakari pun menambahkan bahwa warga tersebut sudah pernah di datangi bahkan sampai orang dinsos pun turun tapi tidak mau juga, Tambahnya kepada awak media pada Kamis, 11/12/2025.
Kami pun mencoba konfirmasi dengan RT setempat mengenai keberadanya yang percis ada di belakang pekarangan kebun RT,
“Awal nya saya tidak mengatahui tapi warga yang memberikan informasi ke saya,saya selaku ketua RT sangaat perihatin dan berharap kepada pemerintah kota CILEGON untuk mengambil langkah responsif,dan minta di perhatikan” ujarnya,.
Tim awak media mencoba berkomunikasi dengan Sahlani yang punya anak berkebutuhan khusus, beliau menerangkan kalau kami di sini sudah 4 hari makan juga dari warga sekitar, tadi pagi sudah makan siang dan sore belum, “Imbuhnya dengan nada sedih.,
Saat lurah randakari mencoba konfirmasi kepada lurah samangraya Anis via tlp , Anis baru mengetahui ada warga nya di daerah cirubuh randakari. Dan lurah randakari mengatakan kepada kami bahwa lurah samangraya akan ke lokasi tapi, sampai saat ini menjelang magrib lurah samangraya kami tunggu di lokasi tidak kunjung datang juga.
Di sisi lain ketua Lsm DPC kota CILEGON LASKAR NKRI (ipul) angkat bicara dan menyoroti lemahnya pengawasan dari pemerintah setempat dengan adanya warga CILEGON seperti ini kondisinya yang sangat memperhatikan tidak sesuai dengan slogan KOTA CILEGON JUAREEE.,
“Ini jelas nyata dan sangat miris,pemerintah kota CILEGON jangan tebang pilih dan jangan diam saja,ini harus bener bener ditangani ambil sikap tegas untuk pemerintah dan dinas terkait”ukapnya dengan nada lantang.,
Sahlani hanya ingin dapat tempat tinggal yang layak ada kamar mandi nya dan lampunya. Kalaupun kerja anak harus di bawa karna tidak bisa di tinggal,”Ujarnya
Harapan dari sahlani sendiri kepada pemerintah setempat khusus walikota, Hanya ingin dapat tempat tinggal yang layak dan meminta pertolongan saja,Tutupnya dengan nada sedih.,
Hingga berita ini tayang belum ada keterangan resmi dari lurah samangraya saat di hubungi via telepon oleh Heru lurah randakari, Kini publik menunggu langkah pemerintah.
















