Scroll Untuk Lanjut Membaca
OPLAH DESA CIHANJUANG BERPOTENSI GAGAL MANFAAT* *Jarak Pompa 300 Meter Ke Dasar Bendungan, Korluh Akui Air Surut

PANDEGLANG, GWI  –  kabarbahri.co.id / Program Optimasi Lahan / OPLAH di kp bendungan Desa Cihanjuang, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, berpotensi gagal total. Padahal proyek ini disebut telah “Rampung”.

Hal tersebut terungkap setelah awak media Gabungnya Wartawan Indonesia melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Senin, 27 Juli 2026 dan menemukan sejumlah kejanggalan bisa berdampak fatal.

*Fakta di Lapangan:*
1. – Jarak dari pompa program OPLAH ke dasar air Bendungan Cibaliung mencapai kurang lebih *300 meter*. Secara teknis mustahil pompa dapat menyedot air.
2. *0% Manfaat Sejak 2025* – Sejak dibangun tahun 2025 sampai saat ini, asas manfaat program belum dirasakan sama sekali oleh petani.
3. *Pengakuan Korluh* – Saat dikonfirmasi, Petugas Korluh Cibaliung melalui WhatsApp membenarkan kondisi tersebut.
> _”Lagi ada perbaikan bendungan itu. Plus kemarau. Jadi airnya surut”_
> 12.40 WIB
Selain itu M Sutisna dialog dengan korluh Selasa 28 Juli 2026 di ruangan terbuka
Ia menegaskan tidak merasa terganggu oleh pemberitaan
Ungkapnya,

Gabungnya Wartawan Indonesia / GWI Pandeglang, *M. Sutisna* menegaskan pihaknya meminta evaluasi menyeluruh.

> “GWI berpendapat, untuk menyelamatkan anggaran negara yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara, pemerintah layak melakukan evaluasi menyeluruh dan cek fisik terhadap program OPLAH di seluruh Banten. Karena program yang dialokasikan melalui OPLAH itu bersumber dari pajak rakyat,” tegas Sutisna.

GWI mendesak Aparat Penegak Hukum dan BPK untuk segera melakukan audit. Jangan sampai anggaran negara habis untuk program yang dari awal sudah banyak dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan dan perencanaan.

Program oplah di kp bendungan desa ci hanjuang,
Diduga Abaikan SOP,
—jarak tempuh dari titik progam oplah ke pesawahan warga sekitar dua km,
Red’*OPLAH DESA CIHANJUANG BERPOTENSI GAGAL MANFAAT*

*Jarak Pompa 300 Meter Ke Dasar Bendungan, Korluh Akui Air Surut*

*PANDEGLANG, GWI* – Program Optimasi Lahan / OPLAH di kp bendungan Desa Cihanjuang, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, berpotensi gagal total. Padahal proyek ini disebut telah “Rampung”.

Hal tersebut terungkap setelah awak media Gabungnya Wartawan Indonesia melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Senin, 27 Juli 2026 dan menemukan sejumlah kejanggalan bisa berdampak fatal.

*Fakta di Lapangan:*

1. – Jarak dari pompa program OPLAH ke dasar air Bendungan Cibaliung mencapai kurang lebih *300 meter*. Secara teknis mustahil pompa dapat menyedot air.

2. *0% Manfaat Sejak 2025* – Sejak dibangun tahun 2025 sampai saat ini, asas manfaat program belum dirasakan sama sekali oleh petani.

3. *Pengakuan Korluh* – Saat dikonfirmasi, Petugas Korluh Cibaliung melalui WhatsApp membenarkan kondisi tersebut.

> _”Lagi ada perbaikan bendungan itu. Plus kemarau. Jadi airnya surut”_

> 12.40 WIB

Selain itu M Sutisna dialog dengan korluh Selasa 28 Juli 2026 di ruangan terbuka

Ia menegaskan tidak merasa terganggu oleh pemberitaan

Ungkapnya,

Gabungnya Wartawan Indonesia / GWI Pandeglang, *M. Sutisna* menegaskan pihaknya meminta evaluasi menyeluruh.

> “GWI berpendapat, untuk menyelamatkan anggaran negara yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara, pemerintah layak melakukan evaluasi menyeluruh dan cek fisik terhadap program OPLAH di seluruh Banten. Karena program yang dialokasikan melalui OPLAH itu bersumber dari pajak rakyat,” tegas Sutisna.

GWI mendesak Aparat Penegak Hukum dan BPK untuk segera melakukan audit. Jangan sampai anggaran negara habis untuk program yang dari awal sudah banyak dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan dan perencanaan.

Program oplah di kp bendungan desa ci hanjuang,

Diduga Abaikan SOP,

—jarak tempuh dari titik progam oplah ke pesawahan warga sekitar dua km,

(Red’)

Reporter: Jurnalis: