Scroll Untuk Lanjut Membaca
PANDEGLANG: Jalan Kabupaten Puluhan Tahun Terbengkalai, Warga Baru Merasakan Aspal Saat TNI Turun Tangan, pemkab Pandeglang kemana?

PANDEGLANG,  –  kabarbahri.co.id / Kondisi infrastruktur dasar di Kabupaten Pandeglang Banten kembali menjadi sorotan publik. Jalan berstatus jalan kabupaten sepanjang sekitar 20 kilometer di Desa Mangku Alam, Kecamatan Cimanggu, diduga belum pernah tersentuh pengaspalan maupun pengecoran selama puluhan tahun.

Ironisnya, pembangunan jalan tersebut baru terealisasi setelah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) turun tangan melalui program dengan pelibatan unsur TNI.

*Warga: Sejak kake sya Kecil, Sampai saya Dewasa Jalan Tetap Rusak*

Berdasarkan investigasi Tim Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) di lapangan, kondisi jalan masih memprihatinkan dan belum dilengkapi Papan Informasi Publik (PIP) saat pemantauan. Tim juga belum menemukan komponen teknis seperti dowel, tie bar, dan wiremesh. Hal ini masih perlu klarifikasi dari pihak pelaksana terkait spesifikasi teknis yang digunakan.

Seorang warga berinisial” AS menceritakan kekecewaannya.

“Kalau memang ini jalan kabupaten, kenapa sejak kake sya kecil sampai sekarang belum pernah ada pembangunan seperti sekarang? Selama ini jalan kami rusak, berlubang, licin saat hujan, dan sangat menyulitkan aktivitas masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Ia mengaku baru merasakan pembangunan dalam beberapa bulan terakhir.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Sejak saya lahir, baru kali ini jalan di kampung kami dibangun. Selama ini kami merasa seperti dianaktirikan. Padahal kami juga warga Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten,” katanya.

*Puluhan Kali Diusulkan, Baru Terealisasi Lewat Kemenhan*”

AS juga menyoroti janji politik yang tak pernah ditepati.

“Setiap menjelang pemilu banyak yang datang meminta dukungan. Setelah terpilih, kami hampir tidak pernah melihat mereka lagi. Kami sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan jalan, tetapi tidak pernah terealisasi. Baru sekarang jalan dibangun, itu pun melalui program Kementerian Pertahanan,” ungkapnya.

Menurut warga, alasan keterbatasan anggaran daerah menjadi dalih belum adanya pembangunan. Namun hingga berita ini ditulis, Pemerintah Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi.

*Danramil: Anggaran dari Kemenhan RI*

Tim media mengkonfirmasi ke Koramil 0601-15/Cimanggu. Danramil Kapten Subrata membenarkan pembangunan berasal dari anggaran Kemenhan RI.

“Alhamdulillah selama saya bertugas di sini baru kali ini didatangi awak media. Untuk anggarannya berasal dari Kementerian Pertahanan RI. Soal papan informasi, sebelumnya memang ada pada awal pekerjaan, namun sekarang kami juga tidak mengetahui keberadaannya. Tugas kami mengawal agar pelaksanaan pekerjaan berjalan aman,” jelasnya.

Untuk rincian teknis dan anggaran, Danramil meminta agar dikonfirmasi langsung ke Kemenhan RI.

*Pertanyaan Besar untuk Pemda Pandeglang*

Fakta ini memunculkan pertanyaan besar. Jalan kabupaten merupakan kewenangan pemerintah daerah sesuai UU. Mengapa ruas sepanjang 20 Km ini harus menunggu program dari pemerintah pusat dan TNI untuk dibangun?

Hingga berita ini diterbitkan, Pemkab Pandeglang belum memberikan hak jawab. Redaksi GWI membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.”

(M Sutisn)

Reporter: Jurnalis :