Kabarbahri.co.id – LOMBOK TIMUR — Aktivitas membersihkan lingkungan dilakukan di kawasan Terminal Pancor, Lombok Timur, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Bupati Lombok Timur sekaligus Ketua PMI Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, bersama Kepala Pasar Pancor, Rudi Wahyudi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Terminal Pancor Jadi Sasaran Aksi Bersih, Wabup Edwin Tekankan Kepedulian Bersama

Bukan sekadar agenda kebersihan rutin, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk membangun kepedulian terhadap kondisi ruang publik yang digunakan masyarakat setiap hari. Edwin dan Rudi ikut turun ke kawasan terminal dan mengambil bagian dalam proses pembersihan sejumlah titik di lokasi.

Terminal Pancor merupakan kawasan yang memiliki aktivitas cukup tinggi. Arus masyarakat yang datang dan pergi serta kegiatan perdagangan di sekitarnya membuat kondisi lingkungan perlu mendapatkan perhatian secara terus-menerus.

Keterlibatan langsung pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut menjadi dorongan agar persoalan kebersihan dipandang sebagai tanggung jawab bersama. Pemerintah dan pengelola kawasan memiliki peran dalam menata lingkungan, sementara masyarakat turut menentukan apakah kebersihan tersebut dapat dipertahankan.

Ruang publik yang bersih juga berkaitan erat dengan kenyamanan masyarakat. Kawasan yang tertata dapat membuat aktivitas warga, pedagang, maupun pengguna terminal berlangsung dengan lebih baik tanpa terganggu kondisi lingkungan yang kurang terawat.

Di sisi lain, kegiatan gotong royong menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Ketika pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, persoalan lingkungan tidak hanya dibicarakan melalui imbauan, tetapi ditangani secara langsung di lapangan.

Kepala Pasar Pancor Rudi Wahyudi turut terlibat dalam aksi tersebut. Kerja sama antara pengelola kawasan dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat penataan lingkungan, khususnya pada area yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Menjaga hasil kerja bakti tetap menjadi tantangan berikutnya. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan area sekitar, serta memanfaatkan fasilitas umum secara tertib menjadi langkah yang diperlukan agar lingkungan terminal tidak kembali kotor.

Aksi bersih-bersih di Terminal Pancor tersebut pun menjadi pengingat bahwa menciptakan lingkungan yang nyaman tidak cukup dilakukan sesekali. Diperlukan partisipasi seluruh pihak secara berkelanjutan agar kebersihan ruang publik dapat menjadi budaya bersama di Lombok Timur.(red)

Reporter: PERWAKILAN : NTB