Kabarbahri.co.id – Kabupaten Serang – Kondisi sarana pendukung kegiatan siswa di SD Negeri Ciruas 5, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, menjadi perhatian para orang tua murid. Lapangan sekolah yang selama ini menjadi tempat berbagai aktivitas dinilai membutuhkan penanganan karena kondisinya dianggap belum memberikan kenyamanan bagi para siswa.
Sejumlah wali murid menyampaikan bahwa area lapangan masih memiliki permukaan yang kurang baik dengan keberadaan bebatuan kasar di beberapa bagian. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas siswa, terutama ketika mereka mengikuti kegiatan yang melibatkan banyak gerakan seperti olahraga maupun kegiatan rutin sekolah.
Selain kondisi permukaan lapangan, masalah lain juga dirasakan ketika musim penghujan. Air yang tertahan di area lapangan membuat fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Situasi ini dinilai perlu segera mendapat perhatian agar kegiatan sekolah tidak terganggu.
Para orang tua siswa berharap adanya langkah perbaikan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Serang. Mereka mengusulkan agar lapangan dilakukan penataan ulang, termasuk memperbaiki struktur permukaan dan sistem aliran air sehingga lebih layak digunakan dalam berbagai kegiatan.
Menurut wali murid, fasilitas sekolah yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Lapangan bukan hanya berfungsi sebagai tempat upacara, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk berolahraga, mengembangkan bakat, serta mengikuti kegiatan pembentukan karakter.
“Kami berharap kondisi lapangan bisa segera diperbaiki agar anak-anak dapat melakukan aktivitas sekolah dengan lebih aman tanpa khawatir terjatuh atau terganggu saat hujan,” ungkap salah seorang wali murid.
Masyarakat sekitar sekolah berharap keluhan tersebut dapat menjadi perhatian pihak berwenang. Dengan adanya perbaikan fasilitas, SD Negeri Ciruas 5 diharapkan mampu menyediakan lingkungan belajar yang lebih baik dan mendukung berbagai kegiatan siswa secara optimal.(red)















