Pandeglang, 24 April 2026 – kabarbahri.co.id  Gabungnya Wartawan Indonesia dengan 36 media yang tergabung dalam pemberitaan, menyatakan sikap tegas terhadap dugaan korupsi terstruktur di Desa Nanggala, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
GWI Desak KPK & BPK Tindak Tegas Mafia SK Kembar Rangkap jabatan Di Seluruh Propinsi & Ikan Gaib Nanggala

* GWI,DPC , Pandeglang M Sutisna menegaskan:*
> _”Uang negara tidak boleh bocor ke para mafia SK Kembar. Rp 1,1 Miliar Dana Desa 2023 Nanggala adalah hak rakyat. Hari ini kami temukan dugaan kuat ratusan juta menguap lewat modus Ikan Gaib, Jalan Tani Gaib, dan Profil Desa Gaib. Ini bukan kelalaian. Ini Diduga modus,

*FAKTA TEMUAN,GWI,
1. *Dana Desa 2023: Rp 1.101.610.000.* Sumber: Data APBN 2023.
2. *Bantuan Perikanan Rp 20.000.000:* Hasil investigasi lapangan, Warga akui “belum mencicipi ikan”.
3. *Jalan Tani Rp 199.924.000 & Profil Desa Rp 93.812.000:* Fisik proyek dipertanyakan warga.

4. *36 Media Nasional & Lokal sudah tayang*,
5. *Deteksi Aplikasi sudah menunjukkan indikasi penyimpangan.
6. *Info terakhir:* Kepala Desa Nanggala dirawat di RS Banten. GWI atas nama kemanusiaan mendoakan kesembuhan, namun proses hukum wajib berjalan.

*SIKAP GWI:*
*Secara kemanusiaan:* GWI Menghormati

*Secara hukum:* GWI mendesak pihak terkait untuk mengungkap, dugaan penyimpangan dana desa yang bersumber dari keuangan negara,

1*Mendesak Inspektorat Pandeglang* melakukan sidak fisik hari ini juga ke kolam ikan dan proyek desa lainnya.
2*Mendorong BPK RI* melakukan audit investigatif Dana Desa Nanggala 2022-2025.
3 *Meminta KPK RI* segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan, Serta Tipikor harus bertindak tegas dengan dugaan modus SK Kembar Rangkap jabatan,yang masih terjadi di tanah air ,

*”Negara Tidak boleh diam. 36 media terbit kalau tidak cukup, kami siap tambah jadi 100 media. Uang rakyat wajib kembali. Koruptor wajib Diusut* tegas M Sutisna

*GWI akan kawal kasus uang negara hilang harus dipertanggungjawabkan.* Tindakan ini kami lakukan untuk mendorong terwujudnya pembangunan nasional di setiap daerah yang berkelas, serta mendorong kepemerintahan,yang bersih dan akuntabel demi kemajuan negara dan bangsa serta untuk kesejahteraan masyarakat luas,

(Sutisna)

Reporter: Pewarta