Kabarbahri.co.id – MATARAM – Penguatan komunitas teknologi di kalangan mahasiswa menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan generasi muda menghadapi perkembangan industri digital. Upaya tersebut diwujudkan komunitas Lombok Dev melalui kegiatan Lombok Dev Meetup: Student Edition yang digelar bersama UKM Programming Community Universitas Bumigora (UBG) Mataram, Minggu (18/10/2026).
Bertempat di Gedung Sport Center UBG, kegiatan ini mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Lombok. Forum tersebut dirancang sebagai tempat bertukar pengetahuan, membangun relasi, serta membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia pengembangan teknologi.
Berbeda dari forum yang berfokus pada kalangan profesional, edisi khusus mahasiswa ini memberikan perhatian pada kebutuhan para pembelajar yang sedang mengasah kemampuan di bidang teknologi. Penyelenggara ingin menciptakan lingkungan yang mendorong peserta untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan potensi tanpa terbebani perbedaan tingkat keahlian.
Ketua Panitia Pelaksana, Alfin Agustian Pratama, mengungkapkan bahwa gagasan kegiatan ini muncul dari terbatasnya ruang yang secara khusus mempertemukan mahasiswa peminat teknologi dari berbagai kampus di Lombok.
Menurut Alfin, mahasiswa perlu memiliki komunitas yang memungkinkan mereka berkembang bersama sebelum memasuki dunia profesional. Keberadaan ruang kolaborasi juga dinilai penting agar mereka dapat memperluas pergaulan, menemukan rekan dengan minat serupa, dan mendapatkan kesempatan belajar dari praktisi industri.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi yang dinamis menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Perubahan kebutuhan industri dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan proses pembaruan kurikulum pendidikan, sehingga mahasiswa perlu mencari tambahan wawasan melalui kegiatan komunitas dan interaksi langsung dengan pelaku industri.
Melalui pertemuan seperti ini, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai perkembangan teknologi sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Pertukaran pengalaman antara peserta dan praktisi juga dapat menjadi bekal untuk menentukan arah pengembangan kemampuan masing-masing.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Lombok Dev Meetup: Student Edition menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari talkshow, sesi berbagi pengetahuan, pameran produk inovatif, hingga networking. Berbagai agenda tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal gagasan baru, melihat karya teknologi, dan menjajaki kerja sama lintas kampus.
Penyelenggaraan acara ini turut mendapat dukungan publikasi dari media siber. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperluas jangkauan kegiatan dan mendorong lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam komunitas teknologi di Pulau Lombok.
Lombok Dev bersama Programming Community UBG berharap kegiatan tersebut menjadi awal terbentuknya jaringan mahasiswa yang lebih solid dan berkelanjutan. Dengan tersedianya ruang belajar yang inklusif, mahasiswa diharapkan dapat saling mendukung dalam meningkatkan keterampilan, mengembangkan inovasi, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem digital daerah.(red)

















