MERAK — kabarbahri.co.id Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang digelar Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) DPC Merak bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak dan Jasa Raharja Putera dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan sosial tahunan tersebut berlangsung di area depan kantor Gapasdap Merak, tepatnya di kawasan parkir Dermaga 1 Ekspres Pelabuhan Merak, Kamis, 28 Mei 2026. Selain penyembelihan hewan kurban, panitia juga menyalurkan daging kurban kepada masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
Pelaksanaan kurban tahun ini melibatkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Pulomerak, badan semi otonom Gerakan Pemuda Ansor. Banser berperan dalam proses penyembelihan, pengamanan lokasi, hingga distribusi daging kurban kepada warga.
Kegiatan tersebut turut melibatkan 14 perusahaan pelayaran yang beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni. Dukungan juga datang dari sejumlah instansi kepelabuhanan dan otoritas terkait, antara lain Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banten, Polsek KSKP Pelabuhan Merak, BPTD Kelas II Banten, KSOP Kelas I Banten, Balai Karantina Hewan Merak, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua Panitia Kurban, Erwin Risahondua, yang juga menjabat Kepala Cabang Manager PT Pelayaran Surya Timur Line Grup (STL) Cabang Merak, mengatakan panitia tahun ini berhasil menghimpun 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing untuk disalurkan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini ada tambahan dua ekor sapi lagi. Insya Allah dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Erwin.
Ia menyebut jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 10 ekor sapi. Pada pelaksanaan sebelumnya, distribusi daging kurban menjangkau sekitar 2.200 warga di sekitar kawasan Pelabuhan Merak.
Kegiatan kurban tersebut tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pelaku usaha transportasi penyeberangan, aparat pelabuhan, dan elemen masyarakat dalam memperkuat solidaritas sosial di wilayah penyangga transportasi nasional.
(Jar)
















