Kabarbahri.co.id – Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menjajaki penguatan layanan kesehatan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Hal ini ditandai dengan kunjungan Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, yang diterima langsung oleh Bupati Haerul Warisin pada Kamis (23/4/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Sinergi Baznas dan Pemda, RSUD Lombok Timur Akan Dikembangkan Jadi Layanan Kesehatan Berbasis ZIS

Kunjungan tersebut diawali dengan peninjauan fasilitas RSUD Lombok Timur. Dalam pemaparan manajemen rumah sakit, disampaikan bahwa RSUD tersebut telah memiliki akreditasi paripurna dan berstatus tipe D. Meski demikian, terdapat sejumlah kendala teknis, salah satunya alat kesehatan yang tidak dapat dipindahkan karena sudah terpasang permanen.

Agenda kemudian berlanjut dengan pertemuan bersama tokoh agama dan masyarakat di Pendopo Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa rumah sakit tersebut memiliki sejarah penting karena dibangun dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Lombok Timur.

Ia menyebutkan, pengelolaan oleh Baznas RI diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi sosial rumah sakit, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu. Pemerintah daerah juga berharap adanya dukungan dalam penyediaan alat kesehatan, terutama menjelang rencana pemindahan layanan ke wilayah Masbagik.

Dengan jumlah penduduk yang besar, kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan di Lombok Timur dinilai semakin meningkat. Relokasi layanan ke kawasan yang lebih strategis diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat di beberapa kecamatan.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi upaya pemerintah daerah dan masyarakat yang telah berhasil membangun fasilitas kesehatan dari dana umat. Ia menilai langkah tersebut sebagai contoh pengelolaan zakat yang produktif dan berdampak langsung.

Baznas RI, lanjutnya, siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan Rumah Sehat Baznas, termasuk dalam penyediaan sarana dan peningkatan kualitas layanan. Ia juga menegaskan bahwa Baznas terus mendorong transformasi pengelolaan zakat agar lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Selain di sektor kesehatan, Baznas juga berkomitmen mengembangkan program di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Dengan potensi zakat yang besar, sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(red)

 

Reporter: PERWAKILAN : NTB