Pandeglang – kabarbahri.co.id 1 Agustus 2026 – Meninggalnya seorang karyawan perusahaan penyedia layanan internet Sibernet saat melakukan perbaikan jaringan di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (1/8/2026), menjadi perhatian serius berbagai pihak. Peristiwa tersebut dinilai harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap penataan kabel optik yang menumpang pada tiang listrik di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Rohmat, dari Gerakan Rakyat Pandeglang Melawan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Menurutnya, kejadian ini tidak boleh berhenti sebagai musibah semata, tetapi harus menjadi peringatan agar pemerintah daerah, instansi terkait, perusahaan pemilik jaringan, dan seluruh pihak yang memiliki kewenangan segera melakukan pembenahan.
“Sudah saatnya pemerintah tidak melakukan pembiaran terhadap semrawutnya kabel optik di Kabupaten Pandeglang. Keselamatan pekerja dan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai ada korban jiwa berikutnya akibat lemahnya penataan dan pengawasan,” ujar Rohmat.
Gerakan Rakyat Pandeglang Melawan mendesak Pemerintah Kabupaten Pandeglang bersama instansi terkait untuk segera melakukan inventarisasi, audit, dan penertiban seluruh kabel optik yang menggunakan tiang utilitas, serta memastikan seluruh penyelenggara jaringan mematuhi ketentuan teknis, perizinan, dan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Selain itu, aparat penegak hukum diminta melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum.
“Kami meminta agar tragedi ini menjadi titik awal pembenahan tata kelola jaringan utilitas di Kabupaten Pandeglang. Jangan menunggu jatuhnya korban berikutnya baru dilakukan tindakan tegas. Keselamatan pekerja adalah tanggung jawab bersama,” tegas Rohmat.
RED : reporter kabar Bahri co.id Pandeglang Banten
Asep Kurniawan















