Kabarbahri.co.id – Lombok Timur – Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan jajaran Kepolisian Resor Lombok Timur kembali terlihat dalam pengamanan aksi damai yang berlangsung di depan Mapolres Lombok Timur, Kamis (6/8/2026). Pengamanan dan pemantauan lapangan dilakukan langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Lombok Timur, H. Mustafa, S.Sos., bersama Kasat Intelkam Polres Lombok Timur, AKP Sayum, guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, dan sesuai koridor hukum.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Kesbangpoldagri dan Kasat Intel Polres Lotim Perkuat Sinergi Kawal Aksi Damai Masyarakat di Depan Mapolres

Aksi yang diikuti perwakilan masyarakat dari 21 kecamatan tersebut digelar sebagai bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum agar mempercepat penanganan laporan dugaan ujaran kebencian yang diduga menyasar Bupati Lombok Timur. Massa berharap proses hukum dapat berjalan secara terbuka, profesional, dan memberikan kepastian kepada publik.

Sejak awal kegiatan, aparat kepolisian menerapkan pola pengamanan yang mengedepankan pendekatan persuasif. Sementara itu, unsur Kesbangpoldagri turut membangun komunikasi dengan peserta aksi sehingga seluruh rangkaian demonstrasi berlangsung dalam suasana kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Koordinator aksi, Subhan, menyampaikan bahwa masyarakat menginginkan setiap laporan yang telah masuk segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum. Ia menilai penegakan hukum yang cepat dan objektif menjadi bagian penting dalam menjaga rasa keadilan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain meminta percepatan penyelidikan, peserta aksi juga mendorong Tim Siber Polres Lombok Timur untuk mengoptimalkan proses penelusuran terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas penyebaran konten bermuatan ujaran kebencian melalui media digital.

Dalam aksi tersebut, massa turut menyampaikan batas waktu kepada aparat kepolisian untuk menunjukkan perkembangan penanganan perkara. Mereka menyatakan akan kembali menyampaikan aspirasi apabila belum terdapat kepastian terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Perwakilan Polres Lombok Timur yang menerima aspirasi masyarakat menyampaikan penghargaan atas sikap peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung. Pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa Kapolres Lombok Timur tidak dapat menemui massa karena sedang menjalankan agenda kedinasan yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Di hadapan peserta aksi, kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh aspirasi yang disampaikan massa dipastikan akan diteruskan kepada pimpinan sebagai bagian dari proses penanganan perkara.

Berakhirnya aksi tanpa adanya gangguan keamanan menunjukkan kuatnya koordinasi antara aparat kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran H. Mustafa, S.Sos. bersama AKP Sayum di lokasi menjadi cerminan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi dalam suasana yang aman dan damai.(red)

Reporter: PERWAKILAN : NTB