Cilegon – kabarbahri.co.id proyek saluran air drainase yang di kerjakan di jalan raya gerem merak kecamatan Pulo merak di duga asal asalan, Pasalnya tim awak media di lapangan mencoba memantau pekerjaan proyek pada Selasa 10/03/2026 , Dan melihat gorong gorong yang di pasang bawah nya tidak di simpan pasir di lapisan bawah .
Serta terlihat renggang dan tidak rapih yang di duga asal asalan kejar target , Padahal harus nya pemasangan gorong gorong drainase harus rapih dan bagian bawah di kasih pasir.
Padahal sudah jelas Pekerjaan drainase harus dilakukan dengan rapi, presisi, dan sesuai teknis, terutama dalam hal pemasangan gorong-gorong yang membutuhkan urugan pasir (bedding) agar struktur kokoh dan tidak mudah rusak.
Berikut adalah detail standar teknis pekerjaan drainase dan pemasangan gorong-gorong:
1. Pekerjaan Harus (Rapih)
Elevasi dan Kemiringan (Slope): Dasar saluran harus rata dan memiliki kemiringan yang tepat sesuai rencana agar air mengalir lancar dan tidak tergenang.
Sambungan (Joint): Antara satu box culvert/pipa beton dengan yang lain harus disambung dengan rapat menggunakan adukan semen agar tidak terjadi kebocoran air yang dapat merusak tanah di bawahnya.
Finishing: Area sekitar drainase harus dibersihkan dari material sisa, dan pasangan batu/beton disiar (diplester) dengan rapi.
2. Bawah Gorong-gorong Harus Dikasih Pasir (Bedding)
Penggunaan pasir di bawah gorong-gorong (pipa/box culvert) disebut bedding material. Ini wajib dilakukan dengan alasan:
Stabilisasi: Pasir memberikan dasar yang stabil dan merata, mencegah gorong-gorong turun atau miring di kemudian hari.
Distribusi Beban: Pasir meratakan beban dari atas (jalan/tanah) sehingga gorong-gorong tidak menanggung beban terpusat yang bisa membuatnya pecah.
Perlindungan: Mencegah gorong-gorong langsung bersentuhan dengan tanah keras atau batu tajam yang berpotensi merusak pipa.
Ketebalan: Pasir urug (seringkali sirtu) harus diratakan dan dipadatkan sebelum gorong-gorong diletakkan.
Drainboss
Drainboss
3. Langkah Penting Lainnya
Urugan Kembali: Setelah gorong-gorong dipasang, sisi kiri dan kanan harus diurug kembali menggunakan tanah pilihan atau urugan pasir, lalu dipadatkan bertahap untuk menjaga stabilitas.
Headwall/Wingwall: Pembangunan dinding kepala dan sayap diperlukan di ujung gorong-gorong agar tanah tidak longsor dan menutupi aliran air.
Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada pengawas mandor lewat pesan WhatsApp untuk menanyakan terkait proyek drainase tersebut tidak merespon sama sekali.

Pekerjaan yang rapi dan sesuai standar akan meningkatkan umur layanan (lifetime) saluran drainase dan mencegah genangan air atau banjir.
Proyek pemasangan saluran drainase tersebut diketahui tender di menangkan PT Galih Medan Persada dengan nilai anggaran pagu mencapaiRp169.542.626.000. Proyek ini berada di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Banten di bawah kementerian PU dan PU provinsi Banten .
Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT Galih Medan Persada belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan tersebut.
Sejumlah pihak berharap instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dapat melakukan pengawasan serta mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran .
(Tim)















