CILEGON — Sebuah kendaraan truk bermuatan semen mengalami insiden di ruas jalan kawasan Cigading Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (10/9/2026) pagi. Kendaraan tersebut diduga amblas ke sisi jalan yang masih dalam proses pengecoran dan belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Truk Bermuatan Semen Diduga Amblas di Ruas Jalan Cigading, Kemacetan Mengular Berkilometer, Satlantas Polres Cilegon Bantu Proses Penanganan Evakuasi

Peristiwa itu sontak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Posisi truk yang membawa muatan penuh membuat ruang gerak kendaraan lain menjadi terbatas sehingga antrean panjang tak terhindarkan dari kedua arah.

Sejumlah warga di sekitar lokasi menuturkan, kejadian berlangsung pada pagi hari. Truk secara tiba-tiba terlihat miring ke sisi kiri hingga akhirnya amblas ke bagian jalan yang belum selesai dicor.

“Mobil itu tiba-tiba miring dan amblas ke kiri. Muatannya masih penuh semen. Informasinya semen tersebut akan dikirim ke Malimping,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.

Namun, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian. Dugaan bahwa pengemudi mengalami kantuk masih sebatas informasi awal dan belum dapat dijadikan kesimpulan sebelum pemeriksaan terhadap pengemudi maupun kondisi kendaraan selesai dilakukan.

Di lokasi kejadian, jajaran Unit Lalu Lintas Polres Cilegon terlihat melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus membantu proses penanganan agar kendaraan truk dapat segera dievakuasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kepadatan semakin parah.

Kehadiran petugas lalu lintas mendapat apresiasi dari masyarakat. Pasalnya, kondisi kendaraan yang amblas berpotensi membuat pengendara mengambil jalur alternatif secara bersamaan sehingga justru dapat menimbulkan titik penyumbatan baru.

Dampak insiden tersebut cukup signifikan. Kemacetan dilaporkan mengular hingga beberapa kilometer dari kedua arah, baik kendaraan yang menuju Cilegon maupun yang mengarah ke Anyer.

Peristiwa ini sekaligus kembali menempatkan aspek keselamatan dan kesiapan infrastruktur sebagai bagian penting dalam kelancaran mobilitas masyarakat. Ruas jalan yang masih berada dalam tahap pengerjaan tentu membutuhkan pengaturan dan rambu keselamatan yang memadai agar pengguna jalan dapat mengantisipasi perubahan kondisi permukaan jalan.

Sementara itu, kepolisian masih meminta keterangan dari pengemudi untuk mengetahui kronologi dan faktor penyebab insiden secara lebih utuh. Termasuk dugaan pengemudi mengantuk yang hingga kini masih menjadi bagian dari informasi awal dan belum merupakan kesimpulan resmi.

Redaksi akan terus memantau perkembangan proses evakuasi maupun keterangan resmi kepolisian terkait penyebab kecelakaan tersebut.

(Jar)

Reporter: Jurnalis :